Properti
Untung Rugi Beli Rumah Skema Oper Kredit, Tipsnya Tetap Hati-hati
Berikut untung rugi membeli rumah bekas skema over kredit atau lazim disebut oper kredit.
TRIBUNJATENG.COM - Berikut untung rugi membeli rumah bekas skema oper kredit.
Membeli rumah bekas dengan oper kredit termasuk dalam opsi bagi Anda yang berencana membeli rumah pertama kali, tidak ngekos atau tinggal bersama orangtua lagi.
Biasanya ada dua alternatif tersedia, membeli rumah dalam kondisi baru atau membeli rumah bekas, termasuk rumah seken dari FLPP atau subsidi.
Dalam memilih pembelian rumah seken pun, ada sejumlah alternatif yang bisa dipilih.
Bisa membeli secara tunai, mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) baru atau pilihan terakhir dengan cara oper kredit.
Membeli rumah lewat cara oper kredit memberikan sejumlah keuntungan.
Over kredit adalah membeli rumah yang sedang dalam masa cicilan atau take over kredit KPR yang belum lunas dari penjual rumah.
Kredit KPR dari pemilik lama akan dialihkan kepada kamu selaku pembeli.
Tidak semua rumah yang dijual dengan oper kredit bermasalah.
Selalu ada untung rugi memilih memiliki rumah lewat over kredit.
Meski begitu, pembeli juga berhati-hati dalam membeli rumah seken lewat skema oper kredit.
Karena banyak kasus pemilik lama melarikan diri dari tanggung jawab pihak kreditur.
Dikutip dari Grid Idea, Rabu (25/2/2020), Cyntia, seorang konsultan hukum properti, menyarankan pembeli rumah agar memilih rumah over kredit dengan teliti, khususnya untuk pembelian rumah yang sudah jadi.
Untuk rumah yang sudah “jadi” mungkin tidak serepot dengan rumah yang belum jadi.
Beberapa tips perlu dipertimbangkan.