Pilwakot Semarang 2020
Komunitas HEI Jaya Gelar Dialog Pembangunan Semarang Semakin Hebat Bersama Hendrar Prihadi
Komunitas alumni Universitas Semarang (USM) dan Unika Soegijapranata yang mengatasnamakan Hendi-Ita (HEI) Jaya, mengggelar dialog "Program
Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komunitas alumni Universitas Semarang (USM) dan Unika Soegijapranata yang mengatasnamakan Hendi-Ita (HEI) Jaya, mengggelar dialog "Program Pembangunan Semarang Semakin Hebat Bersama Hendi" di Hotel Horison Nindya Semarang, Kamis (3/12/2020) kemarin.
Dialog tersebut menghadirkan tokoh Kota Semarang, Prof Muladi dan Ketua Paguyuban RW se-Semarang Timur, Sosiawan.
Dialog juga dihadiri secara langsung oleh Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi.
Dalam paparannya, Prof Muladi mengatakan, belum pernah merasa bangga terhadap Kota Semarang seperti sekarang ini.
Meski Wali Kota Semarang silih berganti selama 70 tahun dirinya tinggal di Kota Semarang.
Kebanggaannya itu, katanya, bukan karena akses untuk masuk ke Semarang yang excellent dari jalur darat, laut, dan udara. Juga bukan bersifat emosional dan artificial karena pengamatan sekilas.
"Indikator kebanggaan saya karena Semarang menjadi lebih baik dan lebih indah. Itu atas dasar penilaian obyektif eksternal dari lembaga-lembaga profesional yang kredibel, baik nasional maupun internasional," ungkap Prof Muladi, dalam keterangan kepada Tribun Jateng, Jumat (4/12/2020).
Pernyataannya itu, kata Prof Muladi, dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima Kota Semarang.
Di antaranya Indonesian Smart Nation Award (ISNA) 2020 kategori smart living, keberhasilan inovasi aplikasi Trans Semarang, kota wisata terbersih se Asia Tenggara.
Bahkan, lanjutnya, Kota Semarang memboyong 5 penghargaan inovasi daerah dengan kenormalan baru, kemudian terbaik dalam inisiasi strategi manajemen organisasi dari European Society for Quality Research di Berlin dan banyak lagi lainnya.
"Penghargaan yang diterima Kota Semarang yang pasti sebagai dampak dari kualitas kepemimpinan Walikotanya.
Didukung semangat masyarakat dan para stakeholders yang telah melaksanakan fungsinya dengan sebaik-baiknya," jelasnya.
Ketua HEI Jaya, Chaerul mengatakan, HEI Jaya dibentuk karena ada kepedulian antara alumni USM dan Unika Soegijapranata.
HEI Jaya dibentuk sebagai gerakan kepedulian untuk turut serta menyukseskan Pilwakot yang akan digelar 9 Desember nantinya.
"HEI Jaya tergugah untuk menyempurnakan dan mensukseskan pemilihan Walikota pada 9 Desember," jelas Chaerul.