Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Klaten

Dono Warkop DKI Kecil Tinggal di Klaten, Rumahnya Kini Dipakai Jualan Angkringan

Pelawak legendaris Dono Warkop atau Wahyu Sardono ternyata menghabiskan masa kecilnya di Klaten. Dono kecil, warga Desa Delanggu, Kabupaten Klaten.

Tayang:
Editor: m nur huda
Tribunsolo.com/Mardon
Penampakan rumah semasa Dono Warkop DKI masih muda, di Jalan Garuda, Dukuh Kragan, Desa Delanggu, Kecamatan Delanggu, Klaten, Sabtu (5/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Pelawak legendaris Dono Warkop atau Wahyu Sardono ternyata menghabiskan masa kecilnya di Klaten

Dono kecil, dahulu merupakan warga Desa Delanggu, Kabupaten Klaten.

Dahulu, Dono tinggal di sebuah rumah sederhana di Jalan Garuda, Dukuh Kargan, Desa Delanggu, Kecamatan Klaten.

Baca juga: Kecelakaan di Tanjakan Gombel Semarang, Pengemudi Mengaku Akan Antar Penumpang Ke Bandungan

Baca juga: Kata Koordinator Aksi Massa Pengepung Rumah Mahfud MD: Bukan Tanggungjawab Saya

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Semarang, Hindari Mobil Parkir Pinggir Jalan Depan Minimarket

Baca juga: BREAKING NEWS: Pabrik Teh Dandang di Batang Terbakar, Jalan Pantura Macet

TribunSolo.com mencoba menelusuri keberadaan rumah masa kecil pelawak legendaris itu.

Ternyata, jarak rumah Dono kecil tersebut hanya sekitar 100 meter dari Kantor Desa Delanggu.

Sayangnya, Kini rumah tersebut sudah tidak dipakai oleh keluarga besar almarhum Dono.

Meskipun begitu, rumah ini tetap dirawat oleh seorang tetangga bernama Wahyudi (51) atas permintaan keluarga besar almarhum Dono.

Dono Warkop atau Wahyu Sardono
Dono Warkop atau Wahyu Sardono (Istimewa)

"Saya diminta tolong oleh keluarga besar mas Dono untuk merawat dan memegang kunci rumah ini," jawab Wahyudi saat ditemui di lokasi Sabtu (5/12/2020).

Ia menuturkan, rumah ini sudah tidak ditempati keluarga besar almarhum Dono sejak lama.

Meskipun demikian, Wahyudi mengatakan, salah satu anak almarhum Dono sempat menengok rumah tersebut.

"Rumah milik orangtua mas Dono ini sudah lama tak ditempati keluarga besarnya," papar dia. 

"Namun salah satu anak mas Dono, saat berziarah ke makam Bapaknya, ia sempatkan mampir ke sini, mengecek kondisi rumah kakeknya, dan meminta untuk merawat rumah ini," kata Wahyudi.

Wahyudi mengatakan, sosok Almarhum Dono Warkop ini seorang yang ramah terhadap warga sekitar.

Selain itu, ia menuturkan sosok almarhum yang tidak sombong dengan warga sekitar.

"Sosok mas Dono seorang yang ramah dan tidak sombong sama warga, saat ia pulang kesini bertemu orangtuanya, ia tetap mau mengajak berbicara dengan orang lain, meski saat ini sedang naik daun," ujar Wahyudi.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved