Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Temanggung

17 Guru SMP dan SMA di Temanggung Terpapar Covid-19

Sebanyak 17 tenaga pendidik di tingkat SMP maupun SMA di Kabupaten Temanggung terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Sebanyak 17 tenaga pendidik di tingkat SMP maupun SMA di Kabupaten Temanggung terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelas di antaranya adalah guru di SMPN 1 Temanggung.

Kabar belasan guru terpapar Corona dibenarkan oleh Sekretaris III Satgas Covid-19, Dwi Sukarmei pada, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Cara Cerdik TNI di Tulunggagung Ungkap Siapa Maling Emas Milik Ibunya di Pasar

Baca juga: Istri Juliari Batubara Sempat Ngambek saat Tahu Suaminya Jadi Mensos, Sampai Berat Badan Turun

Baca juga: JK Blak-blakan Alasan Dukung Anies di Pilgub DKI Bukan Ahok, Mengaku Semua Demi Jokowi

Baca juga: Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun, Mantan Bupati Pati Tasiman Wafat Pagi Ini

Menurutnya, beberapa di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit, dan isolasi mandiri di rumah masing-masing. 

"Kabupaten Temanggung, Covid-19 saat ini mengalami kenaikan tinggi.

Ada beberapa guru yang saat ini terkonfirmasi Covid-19.

Jumlahnya ada 17 orang dalam kondisi baik," terangnya, Senin.

Menurut Dwi Sukarmei, selain beberapa guru SMP, juga terdapat guru SMA yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihaknya menduga, awal penyebaran Covid-19 di lingkungan tenaga pendidik bermula saat salah satu keluarga guru terpapar Corona. 

Penyabaran virus dimungkinkan melalui seorang guru sehingga menyebar ke lingkungan tenaga pendidik lainnya.

Akan tetapi, bisa saja terpapar dari lingkungan lain di luar sarana pendidikan.

Ia memastikan, sampai saat ini penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan baru sampai di tingkat guru.

Artinya, belum ada siswa yang terpapar Covid-19 saat mengikuti simulasi PTM di sekolah maupun pembelajaran visit home.

"Kami sudah komunikasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan agar kegiatan di sekolah berhenti.

Awalnya memang dimungkinkan ada keluarga guru yang terpapar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved