CCTV di Lokasi Penembakan 6 Anggota FPI Rusak, Polisi Punya Bukti CCTV: Nanti Saya Lihatkan
Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator Raddy Lukman mengatakan, CCTV di lokasi kejadian saat 6 anggota laskar FPI ditembak.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator Raddy Lukman mengatakan, CCTV di lokasi kejadian saat 6 anggota laskar FPI ditembak.
Raddy Lukman mengatakan CCTV di KM 49+00 hingga KM 72, termasuk lokasi terjadinya penembakan laskar khusus Front Pembela Islam ( FPI) tidak berfungsi sejak Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 04.40 WIB.
“Setelah mendapat laporan adanya gangguan CCTV offline, petugas di kantor cabang Jakarta Cikampek pada hari minggu 6 Desember 2020 pada pukul 06.00 WIB melaporkan kepada tim inspeksi melakukan penyisiran mencari lokasi penyebab masalah tersebut,” kata Raddy saat dikonfirmasi, Senin (7/12/2020) malam.
Pihak Jasa Marga saat itu belum bisa melakukan perbaikan karena kondisi hujan dan pertimbangan kondisi lalu lintas.
Baca juga: Juliari Batubara Korupsi, Rocky Gerung: Rakyat Menunggu Hukuman Mati untuk Koruptor Dana Banso
Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Mayat Korban Mutilasi di Bekasi, Pria 24 Tahun, Keluarga Sudah Dihubungi
Baca juga: Viral Sejumlah Bocah Melompat ke Sungai Cidurian Bogor yang Berarus Deras
Baca juga: Muncul Istilah Paus dan Qirdun di Rekaman Jelang Penembakan Pengawal Habib Rizieq, Ini Artinya
Adapun lokasi gangguan jaringan backbone tersebut berada di tengah median jalan.
“Sehingga perbaikan baru dapat diselesaikan pada hari Senin 7 Desember 2020 pada pukul 16.00 WIB. Demikian infonya,” ujar Raddy.
Keberadaan CCTV di KM 49+00-72+00 dipertanyakan oleh masyarakat di sejumlah grup percakapan Whatsapp dan media sosial.
Pasalnya, di KM 50+00 terjadi penyerangan dan penembakan laskar khusus Front Pembela Islam oleh anggota kepolisian.
Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, pihak Jasa Marga tak memiliki informasi terkait peristiwa penembakan antara polisi dan simpatisan Rizieq Shihab di kawasan Jalan Tol Cikampek-Jakarta.
“Terkait dengan pertanyaan tentang adanya kejadian khusus (penembakan) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada dini hari tadi, kami sampaikan bahwa kami tidak memiliki informasi tentang kejadian tersebut,” ujar Heru.
polisi kantongi bukti CCTV
Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan siap menunjukkan isi rekaman CCTV saat terjadinya penyerangan kepada polisi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020) dini hari.
Penyerangan itu diduga dilakukan oleh laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) yang tengah mengawal Habib Rizieq Shihab.
"Nanti akan kita kasih lihat bukti CCTV-nya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (8/12/2020).
Yusri mengklaim pihaknya telah mengantongi sejumlah rekaman CCTV saat aksi penyerangan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cctv-di-lokasi-penembakan-laskar-fpi-rusak-polisi-punya-bukti-cctv-nanti-saya-lihatkan.jpg)