Berita Nasional
Kata Tri Rismaharini soal Tawaran Posisi Menteri Sosial: Saya Ikut Bu Mega Saja
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini angkat bicara terkait kabar yang menyebutkan dirinya akan menduduki jabatan Mensos menggantikan Juliari.
TRIBUNJATENG.COM - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara tersandung kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini angkat bicara terkait kabar yang menyebutkan dirinya akan menduduki jabatan Mensos menggantikan Juliari.
Perempuan yang akrab disapa Risma itu menyerahkan keputusan kepada Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Istri di Solo Menangis Histeris Dapat Kabar Bripka Slamet Meninggal Tertabrak Kereta Api di Sragen
Baca juga: Inilah Top 24 Indonesian Idol 2021 yang Lanjut ke Babak Showcase
Baca juga: Warga Tak Sengaja Temukan Harta Karun Emas, Tolak Disita Pemerintah
Baca juga: Hasil Voting Showcase 1 Indonesian Idol 2021, 4 Peserta Ini Tidak Aman
"Nanti kita lihat, saya ikut Bu Mega saja," kata Risma di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Senin (14/12/2020).
Risma menegaskan, dirinya belum mendapat tawaran dari Presiden Joko Widodo untuk mengisi posisi yang masih kosong tersebut.
Saat ditanya mengenai komunikasi terkait hal itu, Risma mengaku belum ada.
Sebab, tahapan Pilkda Surabaya 2020 belum selesai.
Pun saat ditanya apakah bakal menerima jika mendapat tawaran tersebut, Risma mengaku bakal shalat istikharah untuk meminta petunjuk.
"Nanti dilihat dulu, istikharah bisa apa tidak?
Nanti iya iya, tapi ternyata tidak bisa gimana," ujarnya.
Risma digadang-gadang memiliki kapasitas menduduki posisi itu.
Apalagi, Risma merupakan wali kota berprestasi selama dua periode memimpin Surabaya.
Namun, dirinya mengaku tak boleh sombong dan takabur.
"Yang bisa mengukur saya, ya, saya sendiri bukan orang lain," katanya.
Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya Yusuf Lakaseng mengaku, mendapat kabar bahwa Risma akan mengisi posisi yang ditinggalkan Juliari Batubara.
"Saya dapat kabar, jika nantinya Ibu Risma ditunjuk Presiden Joko Widodo, menjadi Mensos di Kabinet Indonesia Maju," kata Yusuf.
Yusuf yakin dengan hal itu karena kinerja Risma sebagai wali kota cukup bagus.
Apalagi, Risma sudah mengubah wajah Surabaya, di tingkat nasional dan internasional.
"Di Surabaya, wali kota bisa langsung meloncat ke menteri, tanpa harus menjadi Gubernur Jawa Timur terlebih dahulu.
Ini menunjukkan, kalau Surabaya itu kota mendunia," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Tawaran Posisi Menteri Sosial, Risma: Saya Ikut Bu Mega Saja..."
Baca juga: Janda Satu Anak Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat & Mengenaskan, Ada Luka Tusuk di Paha
Baca juga: Cegah Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah Larang Perayaan Tahun Baru 2021 di Tempat Umum
Baca juga: Penjelasan Kemenkes Soal Harga Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia hingga Pemesanan Mandiri
Baca juga: FPI Tunda Ajukan Praperadilan Kasus Rizieq Shihab