Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pengalaman Mistis Best Porter Pendaki Gunung Lawu Karanganyar

Kemegahan Gunung Lawu yang berada di perbatasan antara Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah dengan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur

Penulis: Agus Iswadi | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANAYAR - Berikut ini Video pengalaman mistis best porter pendaki gunung lawu Karanganyar

Kemegahan Gunung Lawu yang berada di perbatasan antara Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah dengan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki dari berbagai daerah untuk menapakan kakinya mulai dari basecamp hingga puncak.

Keindahan panorama alam tak ayal menjadi pembasuh letih para pendaki selama perjalanan. Di Gunung Lawu, terkadang puncak bukan menjadi tujuan utama.

Melainkan sensasi makan pecel di atas gunung justru menjadi pemantik utama para pendaki dari berbagai daerah singgah di Gunung Lawu. 

Baca juga: Inilah Sosok 21 Local Heroes Penerima Penghargaan Tribun Network, Jateng Ada Hendi & Firman Setyaji

Baca juga: Cerita Mistis Agus Kondektur Bus di Semarang, Ditumpangi Penumpang Gaib di Tol Tembalang Hilang

Baca juga: Reaksi Munarman saat Najwa Shihab Sebut Sederet Aksi Teror oleh FPI, Bandingkan dengan Pejabat Korup

Baca juga: Titik TKI Tewas Kecelakaan di Malaysia Ternyata Warga Grobogan, Majikan Striker Timnas Selamat

Purharyanto (30) pernah mengalaminya kejadian mistis selama menjadi porter maupun guide (penunjuk arah) di Gunung Lawu (Istimewa)
Pendaki tidak tidak perlu khawatir apabila kehabisan bekal selama perjalanan.

Warung semi permanen dapat menjadi alternatif untuk mengisi perut yang keroncongan atau sekedar istirahat memulihkan tenaga.

Di balik keindahan dan keunikannya, Gunung Lawu ternyata juga menyimpan cerita-cerita janggal.

Purharyanto (30) pernah mengalaminya kejadian janggal selama menjadi porter maupun guide (penunjuk arah). 

Warga Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar itu menjadi porter dan guide sejak 2006 lalu.

Pengalaman naik gunung bersama almarhum ayahnya menjadi bekal awal sebelum menjadi porter. Saat itu usianya sekitar 10 tahun.

Menjadi porter bagi ayah satu anak itu hanya menjadi sampingan saja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved