Berita Semarang
Arzan Seminggu Pusing Takut Ketemu Polisi: Motor Saya Tertukar di Minimarket Manyaran
Motor Honda Beat yang biasa digunakan untuk operasional usahanya tertukar dengan motor lain dengan merek serupa.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Akhirnya saya juga upload di medsos.
Sama saja belum ada hasilnya.
Ini berarti sudah delapan hari lalu pemilik motor itu juga belum sadar kalau motornya tertukar," jelasnya.
Arzan akhirnya memilih menitipkan motor Beat yang tertukar itu ke Polsek Semarang Barat.
Hal itu dilakukan agar menghindari persoalan hukum.
Pasalnya dia tak memiliki surat-surat kendaraan itu.
"Saya takut kalau motor digunakan di jalan tak ada surat-surat kendaraan.
Saya juga tak tahu ini motor siapa, dapat dari mana.
Sebisa mungkin diantisipasi dengan menyerahkan ke kepolisian," tuturnya.
Menurutnya, dari rekaman cctv memang benar ada dua perempuan yang diduga tak sengaja membawa motor tersebut.
Ciri-ciri dua perempuan itu masih terhitung muda sekira umur 20 tahun.
"Hingga kini saya terus berikhtiar untuk mencari motor yang tertukar dengan sayembara siapa yang menemukan diberi imbalan Rp 600 ribu," katanya.
Kini motor tersebut diserahkan ke Polsek Semarang Barat dengan status penyerahan barang temuan sebab tertukar.
Tetapi ketika nanti pada Rabu (23/12/2020) dia terpaksa akan menaikan laporan menjadi laporan kehilangan.
Tertukarnya motor tersebut membuatnya kesulitan dalam operasional sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/motor-tertukar-di-manyaran.jpg)