Berita Regional

Daniela Perawat Cantik Pembunuh Berdarah Dingin, Suntik Mati 40 Pasiennya

Malaikat Maut, label pencabut nyawa ini telah melekat pada seorang perawat di Italia karena diduga telah menyuntik mati 40 pasiennya. 

Editor: galih permadi
shutterstock
Ilustrasi- Tempat suntik mati 

TRIBUNJATENG.COM - Malaikat Maut, label pencabut nyawa ini telah melekat pada seorang perawat di Italia karena diduga telah menyuntik mati 40 pasiennya. 

Perawat berjuluk Malaikat Maut itu lantas dijatuhi hukuman penjara 30 tahun. 

Perawat itu bernama Daniela Poggiali (48). Dikenal seorang pekerja keras, tetapi orang sekitarnya juga mengenalnya sebagai perawat yang berwatak dingin. 

Namun dari sikap dan perilakunya memang juga dikenal sebagai seorang yang aneh. 

Daniela bahkan mau bercanda dengan jenasah di tempatnya bekerja. 

Ia juga diketahui pernah berfoto dengan jenasah atau mayat sambil mengacungkan jempolnya.

Dikutip Tribun Jogja dari kompas.com, seorang perawat Italia dicap sebagai "Malaikat Maut" telah dipenjara 30 tahun, ketika dia dikasuskan kembali dengan tuduhan membunuh 40 orang dengan suntikan mematikan.

Daniela Poggiali (48 tahun) dipenjara atas tindak kejahatan pembunuhan terhadap Massimo Montanari (95 tahun) pada 6 tahun lalu.

Dia telah keluar masuk pengadilan sejak pertama kali ditangkap pada Oktober 2014 di Lugo, Italia utara, seperti yang dilansir dari The Sun pada Selasa (22/12/2020).

Sebuah penyelidikan pembunuhan diluncurkan 6 tahun lalu, yang kemudian diikuti dengan tuduhan bahwa dia telah membunuh hingga 40 pasien, menurut laporan pada saat itu.

Pada 2015, Poggiali yang kejahatannya dalam "bermain sebagai Tuhan" telah didokumentasikan oleh Netflix, digambarkan oleh hakim sebagai "bahaya publik".

Ketika para penyelidik pertama kali menyelidiki kematian 93 pasien dalam perawatannya, mereka menduga bahwa dia telah memberikan sekitar 40 pasien kalium klorida secara intravena.

Kalium klorida adalah senyawa yang digunakan dalam suntikan mematikan di AS.

Malaikat maut

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved