Berita Internasional
Kedubes Amerika Serikat Dihujani 8 Roket Buntut Balas Dendam Kematian Qassem Soleimani
Pembalasan dendam atas kematian jenderal Iran, Qassem Soleimani tampaknya masih berlanjut.
Langkah ini diambil sebelum Trump meninggalkan jabatannya, digantikan Joe Biden pada 20 Januri 2021.
Namun, frekuensi serangan roket di Irak telah membuat frustrasi pemerintahan Trump.
Kelompok milisi yang didukung Iran telah disalahkan karena mengatur serangan, termasuk kelompok Kataib Hezbollah.
Kedubes Amerika Diserang Roket Katyusha
Sebelumnya, bangunan milik Amerika Serikat (AS) di Irak kembali diserang roket Katyusha pada Minggu (5/7/2020) dini hari waktu setempat.
Kali ini yang menjadi sasaran roket tersebut adalah lokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat ( AS) dan kantor-kantor kedubes lainnya di Irak.
Meski berhasil digagalkan, tapi seorang anak terluka dan sebuah rumah rusak akibat serangan tersebut.
Di saat yang sama, pasukan keamanan dapat menghentikan roket Katyusha lainnya dari peluncuran ke pangkalan udara militer Taji di sisi utara Baghdad, yang dihuni pasukan AS.
Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Zona Hijau Diserang, Rudal Hampir Hantam Kedubes AS di Irak'
Pihak militer Irak tidak memberi keterangan detali tentang serangan roket ini.
Para pejabat AS menuding milisi yang didukung Iran sebagai otak di balik serangan-serangan roket di fasilitas AS, termasuk di dekat kedutaan besar di Baghdad ini.
Namun, belum ada kelompok-kelompok dukungan Iran yang mengklaim serangan ini.
Polisi dan petugas medis mengonfirmasi seorang anak terluka ringan, dan mengatakan penyebab luka adalah pecahan roket yang jatuh di sebuah rumah.
Sumber kepolisian mengatakan, sistem anti-roket yang dipasang untuk melindungi kedubes AS, telah menembak jatuh roket dan meledakkannya di langit sebelum menghantam Zona Hijau.
Pekan lalu pasukan keamanan Irak menggerebek sebuah markas milisi Kataib Hezbollah yang didukung Iran di selatan Baghdad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/uji-coba-senjata-hipersonik-roket-kinzhal.jpg)