Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

Pengen Bikin Teh Kombucha? Dosen FTP USM Ajarkan Cara Pembuatannya

Produk minuman probiotik the kombucha/jamur dipo, cider/cuka apel dan tepache, kurang dikenal oleh masyarakat, meski sebenarnya mudah membuat.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Dosen FTP USM memberikan pelatihan pembuatan minuman kesehatan bagi guru di SMAN 15 Semarang, belum lama ini. 

Laporan wartawan Tribunjateng.com, M Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim dosen pengabdian kepada masyarakat Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Semarang (USM) mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada guru di SMAN 15 Semarang.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FTP USM terdiri dari Adi Sampurno sebagai ketua tim, Antonia Nani Cahyanti dan Devy Angga Gunantar, sebagai anggota tim. Mereka memberikan pelatihan cara pembuatan minuman kesehatan yang murah dan mudah dibuat di rumah oleh para guru.

Ketia tim PKM, Adi Sampurno mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, setiap orang dituntut harus selalu mematuhi protokol kesehatan agar tak tertular virus Covid-19.

"kita juga dituntut untuk selalu menjaga kebugaran, kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan (imunitas) tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan mengkonsumsi produk pangan yang dapat memelihara dan meningkatkan imunitas tubuh," katanya, dalam keterangannya, Minggu (27/12/2020).

Saat ini, katanya, banyak minuman probiotik berbagai merek beredar di pasaran yang telah lama dikenal dan dikonsumsi masyarakat secara luas diproduksi dari susu sapi, sehingga harganya relatif mahal.

Padahal terdapat beberapa produk minuman probiotik non susu seperti the kombucha/jamur dipo, cider/cuka apel dan tepache, namun kurang dikenal oleh masyarakat. Padahal cara pembuatannya mudah dan murah.

"Melihat situasi demikian, maka kami melihat perlu adanya pengenalan dan pelatihan cara pembuatan minuman kesehatan yang murah dan mudah dibuat di rumah oleh para guru," jelasnya.

Materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut adalah cara pembuatan minuman kesehatan/probiotik fermentasi teh kombucha berbahan dasar air teh manis dan tepache yang terbuat dari kulit dan daging buah nanas serta pengertian istilah-istilah bahasa inggris dalam proses fermentasi.

Baca juga: Cekcok dengan Suami di Rest Area, Ibu & Anak Nekat Jalan Susuri Tol Pulang Jakarta Meski Hujan Deras

Baca juga: Istrinya Tewas Kecelakaan Ditabrak Mobil Polisi Aiptu Imam, Rahmat Dapat Kabar dari DM Instagram

Baca juga: Ancaman Letkol TNI Herwin Soal Perawat di Wisma Atlet Berhubungan Intim Sejenis Dengan Pasien Corona

Kedua minuman kesehatan tersebut rasanya asam segar, berasa nikmat saat diminum serta berpotensi dalam meningkatkan imunitas dan kesehatan tubuh.

Adanya pelatihan ini diharapkan dapat membantu para guru SMAN 15 Semarang dalam meningkatkan kemampuan dan ketrampilan membuat produk minuman kesehatan dengan proses fermentasi yang inovatif.

"Sehingga dapat dikonsumsi secara rutin serta diharapkan dapat menularkan pemahaman dan ketrampilan tersebut kepada anak didiknya," harapnya.

Kepala SMAN 15 Semarang, Agung Purwoko mengapresiasi pelatihan dari para dosen FTP USM tersebut. 15 orang guru dan staf antusias mengikuti pelatihan tersebut.

"Diharapkan produk minuman fermentasi yang dihasilkan dari kegiatan tersebut dapat melengkapi produk Wedang Pletok yang sudah kami launching sebagai branding SMAN 15 dari hasil kreatifitas para siswa dalam Pembelajaran Kewirausahaan," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved