Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Semarang

7 Mahasiswa FTIK USM Raih Juara Ideathon Blockchain Internasional

Tujuh Mahasiswa FTIK USM lolos seleksi ajang nasional Startup Village Bogor 2026

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Membanggakan, 7 Mahasiswa FTIK Universitas Semarang (USM) yang lolos seleksi ajang nasional Startup Village Bogor 2026 dan meraih juara 

TRIBUNJATENG.COM, BOGOR - Sebanyak tujuh mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) berhasil menorehkan prestasi dengan lolos seleksi ajang nasional Startup Village Bogor 2026 yang diselenggarakan oleh Superteam Indonesia pada 27 Maret hingga 1 April 2026. 

Acara ini merupakan wadah bagi para developer, builder, dan kreator yang berfokus membangun produk global di ekosistem blockchain Solana. 

Ketujuh mahasiswa tersebut terpilih dari seleksi ketat yang hanya menyisakan 60 peserta.

Lima di antaranya yakni Azmi, Ajiek, Dinda, Nur Irfan, dan Daniyal lolos melalui jalur Student Fully Funded.

Dua lainnya, Destria dan Ikhwan, berhasil masuk melalui jalur Umum/Profesional karena telah memiliki rekam jejak proyek di ekosistem Solana. 

Ketua Program Studi S-1 Teknik Informatika USM, Dr Astrid Novita Putri SKom MKom memberikan apresiasi terhadap kegiatan Solana Startup Village 2026 dan mahasiswa FTIK USM yang lolos seleksi menjadi peserta kegiatan ini.

''Kami bangga atas pencapaian 7 mahasiswa kami yang lolos proses seleksi untuk menjadi peserta dalam kegiatan ini karena tidak semua mahasiswa di Indonesia mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini,'' katanya.

Lebih lanjut Astrid mengatakan, prestasi mahasiswa FTIK USM yang menjadi bagian dari tim-tim juara di event Ideathon Solana Startup Village 2026 menjadi tonggak untuk pengembangan keilmuan blockchain di USM.

Selama 5 hari kegiatan, para peserta dilebur secara acak ke dalam tim-tim baru yang terdiri dari empat orang lintas kampus dan instansi.

Mereka mengikuti workshop dan Ideathon yang berfokus pada inovasi teknologi Decentralized Finance (DeFi), Real World Assets (RWA), dan Consumer Apps. 

Kemampuan adaptasi dan kerja sama tim mahasiswa USM patut diacungi jempol.

Pada puncak acara, yakni sesi Demo Day yang dinilai langsung oleh dewan juri dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), perwakilan mahasiswa USM berhasil membuktikan diri dengan menjadi bagian penting dari tim kolaborasi yang sukses meraih gelar Juara.

Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa USM tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkolaborasi secara profesional dengan talenta-talenta teknologi dari seluruh Indonesia.

Borong Juara

Pada kategori Consumer Apps, Ikhwanul Husna berhasil menjadi bagian penting dari tim kolaborasi nasional Satset Labs.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved