Berita Karanganyar
Disdukcapil Karanganyar Launching Anjungan Dukcapil dan Aplikasi Paklay
Pemkab Karanganyar meluncurkan inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karanganyar meluncurkan inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan (Adminduk) melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dan aplikasi Paket Layanan Komplit (Paklay).
Inovasi tersebut secara simbolis dilaunching oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Kantor Disdukcapil Karanganyar, Senin (28/12/2020). Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan secara praktis dan efisien melalui mesin anjungan yang menggunakan sistem touch screen yang dilengkapi finger print dan scanner QR Code.
Kepala Disdukcapil Karanganyar, Ani Indriastuti menyampaikan, inovasi layanan ini berdasarkan Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang pelayanan administrasi kependudukan secara daring. Melalui anjungan itu, masyarakat dapat mencetak dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP, akta pencatatan sipil dan lainnya.
"Sebenarnya tidak sampai 1 menit, hasilnya bisa keluar (tercetak). Blangko KIA dan KTP cukup, lainnya kan pakai HVS. KTP kemarin dapat sekitar 14 ribu," katanya kepada Tribunjateng.com usai launching, Senin (28/12/2020).
Dia menjelaskan, data base kependudukan sudah ada di Disdukcapil Karanganyar. Sebelum memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat dapat meminta PIN atau Code QR kepada petugas melalui nomor WA 08112957751. Selain itu masyarakat juga dapat mengunduh aplikasi Paklay melalui google play.
Lebih lanjut, anjungan tersebut rencananya akan ditempatkan di mall pelayanan publik. Karena tempat itu belum dibangun, sementara ini ditempatkan di Kantor Disdukcapil Karanganyar. Sehingga setelah meminta kode PIN atau Code QR, masyarakat dapat melakukan pencetakan secara mandiri di Kantor Disdukcapil Karanganyar. Adapun anggaran dalam pengadaan anjungan tersebut bersumber dari APBD 2020 senilai sekitar Rp 170 juta.
Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menambahkan, inovasi ini merupakan jawaban dari tuntutan pelayanan masyarakat di tengah kondisi pandemi virus Covid-19. Mengingat masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi online.
"Akan kita sempurnakan. Supaya unitnya bisa ditambah dan di tempatkan di lokasi strategis," imbuhnya. (Ais).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aplikasi-paklay-karanganyar.jpg)