Penanganan Corona
Puskesmas Karanganyar Buka Rapid Test Antigen, Biaya Rp 250 Ribu, Daftar Dulu di WA 081317678894
Biaya untuk melakukan rapid antigen di dua Fasyankes tersebut mengacu pada ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni Rp 250 ribu.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas Karanganyar dapat melayani permohonan rapid antigen bagi masyarakat umum.
Biaya untuk melakukan rapid antigen di dua Fasyankes tersebut mengacu pada ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni Rp 250 ribu.
Untuk RSUD Karanganyar sudah mulai melayani permohonan rapid antigen mulai hari ini Senin (28/12/2020).
Sedangkan untuk Puskesmas Karanganyar melayani permohonan rapid antigen mulai besok Selasa (29/12/2020).
Dirut RSUD Karanganyar, Iwan Setiawan Adji menyampaikan, layanan rapid antigen bisa dimanfaatkan masyarakat setiap Senin sampai Kamis pukul 08.00-12.00.
Sedangkan untuk Jumat dan Sabtu mulai pukul 08.00-11.00.
"Mulai hari ini, tadi sudah 17 yang menggunakan fasilitas rapid antigen.
Bisa langsung datang ke rumah sakit bagian pendaftaran atau informasi nanti diarahkan ke laboratorium," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (28/12/2020).
Dia menjelaskan, sebelum membuka layanan rapid antigen bagi masyarakat umum, pihak rumah sakit sudah menggunakan alat tersebut untuk penanganan pasien suspect Covid-19.
Mengingat adanya permintaan dari masyarakat sebagai syarat melakukan perjalanan, pihak rumah sakit lantas membuka pelayanan itu untuk umum.
"Kita bukan profit.
Sebetulnya perhitungan awal untuk orang sakit atau pasien itu Rp 300 ribu tapi kita tekan menjadi Rp 250 ribu," ucapnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Karanganyar, Kusnita Aris Santi menambahkan, pihak puskesmas membuka layanan itu karena adanya permintaan dari masyarakat.
Kendati demikian, puskesmas masih membatasi layanan rapid antigen bagi masyarakat umum.
"Kita masih terbatas setiap Selasa mulai pukul 10.00-11.00.
Daftar dulu melalui nomor WA puskesmas (081317678894).
Karena masih prioritas untuk PCR program dari pemerintah (penanganan Covid-19).
Saat ini dibatasi 10 orang dulu," imbuhnya.
Dia menjelaskan, lokasi rapid antigen memanfaatkan ruang belakang puskesmas yang terpisah dengan gedung utama, sehingga aman.
Hasil rapid antigen dapat diketahui maksimal 4 jam. (Ais).