Breaking News:

Kesbangpol Jawa Tengah

Ganjar Pranowo : Saat ini Indonesia Butuh Narasi yang Positif

Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa saat ini Indonesia sangat membutuhkan narasi yang positif baik di tontonan-tontonan y

Istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa saat ini Indonesia sangat membutuhkan narasi yang positif baik di tontonan-tontonan yang baik di media sosial kita.

Video yang menentramkan bukan video yang menyakiti dan menyeramkan. Bila ada tokoh bicara yang baik kita viralkan jangan sebaliknya yang serem-serem yang kita viralkan karena bisa membuat resah dan anak-anak kecil kita sulit menyaringnya.

Demikian pesan Ganjar Pranowo saat membuka diskusi virtual dalam peringatan Hari HAM Sedunia di Gedung Gradhika Bakti Praja kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Jateng, Jumat (11/12/2020).

Ganjar menyebutkan, solusi penyelesaian hak asasi manusia ( HAM) di Indonesia terletak pada penyediaan ruang komunikasi yang baik.

“Hal ini sejalan dengan pelayanan publik agar hak-hak konstitusional warga tidak hilang,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa peringatan hari HAM sedunia ini momentum untuk semuanya menjadi baik, mencari konstruksi bagaimana semuanya saling berkomunikasi dan memahami agar hak-hak dasar bisa telaksana dengan baik.

Kalau semuanya bisa berjalan, lanjutnya, semuanya akan menjadi tontonan indah.

"Tampilkan yang menentramkan di media sosial dan televisi, bukan caci maki apalagi menyakiti. Tampilkan tokoh ulama yang berbicara baik, bukan seram dan anak kecil sekarang sulit untuk menyaring. Itu yang justru diviralkan," ujarnya.

Menurutnya, dalam perayaan Hari HAM kali ini, ada suasana hiruk pikuk yang mencubit rasa persatuan bangsa Indonesia. Carut marut memunculkan ketidakstabilan bangsa. Rasa kemanusiaan bangsa tengah diuji.

Karena itu, Ganjar menekankan agar ada tepo seliro, saling tenggang rasa, menghormati perbedaan agama.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Jateng yang bisa menjaga agar tetap adem ayem menghadapi suasana ini.

"Ono masalah ya dirembug. Ayo lungguh bareng. Tidak ada yang sempurna dan bulat. Yo ojo ngono, ojo kebangeten. Ojo bengok-bengok aku ora budek. Ora usah dibandem, aku krungu (ada masalah ya dibicarakan. Duduk bareng. Jangan seperti itu, jangan kebangetan, Jangan teriak-teriak tidak tuli. Tidak perlu dilempar, aku dengar)," tandasnya.

Dalam acara itu, hadir juga Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik. (*)

Baca juga: Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Bagi Ormas di Karanganyar

Baca juga: Respons Kesbangpol Kabupaten Semarang Soal Vila Bandungan Jadi Tempat Latihan Teroris

Baca juga: Kesbangpol Jawa Tengah Beri Pemahaman Wawasan Kebangsaan Kepada Mantan Napi Teroris di Sukoharjo

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved