Breaking News:

Kesbangpol Jawa Tengah

Kesbangpol Jawa Tengah Beri Pemahaman Wawasan Kebangsaan Kepada Mantan Napi Teroris di Sukoharjo

Kepala Kesbangpol Jawa Tengah, Haerudin menyampaikan wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Kegiatan Membangun Wawasan Kebangsaan Menjaga NKRI yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Tengah di Hotel Sarila Sukoharjo, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Badan Kesatuan Bangsa dan Politk (Kesbangpol) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Membangun Wawasan Kebangsaan Menjaga NKRI di Hotel Sarila Sukoharjo, Kamis (19/11/2020).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah mantan narapidana terorisme.

Kepala Kesbangpol Jawa Tengah, Haerudin menyampaikan wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya.

Hal itu didasari oleh falsafah dan cita-cita dan tujuan nasional.

"Namun, sampai saat ini pemahaman wawasan kebangsaan dalam diri generasi muda masih kurang. Oleh karena itu perlu adanya pemberian pemahaman akan kebangsaan pada generasi muda," ucap Haerudin.

Pria yang sekarang juga diberi amanah oleh Gubernur Jawa Tengah sebagai Pjs Bupati Grobogan itu menuturkan, diharapkan dengan semakin kuat dan kokohnya pemahaman tentang wawasan kebangsaan diyakini akan dapat menjadi benteng kokoh.

"Dari pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi," tuturnya.

Haerudin mengajak semua pihak, di masa pandemi Covid-19 memperkokoh solidaritas yang merupakan kunci utama dalam menghadapi permasalahan.

Peran serta dan keterlibatan seluruh elemen menjadi penting.

"Khususnya pemerintah, baik pusat maupun daerah, ahli kesehatan, pemuka agama, dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan agar memahami dan mengamalakan nilai-nilai gotong royong," jelasnya.

Pengamalan nilai gotong royong itu, lanjut Haerudin, tentu harus disertai dengan segala intruksi yang ada di masa pandemi sekarang ini.

Hal itu guna mengatasi segala bentuk permasalahan kemanusiaan yang timbul akibat adanya Covid-19.

"Saya berharap kegiatan ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme, kesadaran berbangsa dan bernegera, serta nilai-nilai patriotisme pada generasi muda," tandasnya. (kan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved