Breaking News:

Berita Pekalongan

Curug Bendo Tawarkan Panorama Alam yang Asri di Doro Kabupaten Pekalongan

Kabupaten Pekalongan kini menambah daftar destinasi wisata. Kali ini, obyek wisata Curug Bendo, yang berada di Dukuh

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kabupaten Pekalongan kini menambah daftar destinasi wisata.

Kali ini, obyek wisata Curug Bendo, yang berada di Dukuh Pakuluran, Desa Sidoharjo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah siap menjadi destinasi wisata alternatif khususnya di Kecamatan Doro, selain Bengkelung Park yang telah ada sebelumnya.

Destinasi wisata utamanya di Curug Bendo adalah air tejun. Air terjun ini tingginya kurang lebih 10 meter.

Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Kajen dengan jarak tempuh sekitar satu jam.

Walaupun kondisi pandemi Covid-19 masih berdampak pada sektor pariwisata, namun demi mendorong ekonomi agar tetap tumbuh, Pemkab Pekalongan memilih meresmikan objek wisata tersebut bersama masyarakat desa setempat, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan LMDH selaku pengelola wisata Curug bendo.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, secara umum wisata Curug Bendo belum dibuka secara luas, sifatnya masih diujicoba, nanti jika pandemi selesai akan dibuka untuk umum.

"Ini dibuka tapi secara terbatas. Nanti kalau Covid-19 selesai maka akan kita buka secara luas dan masyarakat silahkan menikmati eksotisme keindahan alam Curug bendo ini," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com, usai membuka Curug Bendo, Sabtu (2/1/2021).

Menurutnya, Curug Bendo perlu dikelola baik. nantinya selain wisata umum juga bisa untuk wisata kesehatan karena selain udara bersih, sungai bening ada juga local food, seperti kopi dan makanan lokal lainnya.

"Kondisi Curug bendo, yang berupa paduan antara water fall (air terjun) dengan river (sungai). Disamping itu makanannya (lokal food) juga banyak. Ada kopi khas Sidoharjo, ada pula juruh (semacam legen)," ujarnya.

Asip mengungkapkan, pemerintah akan mendorong agar destinasi wista yang berbasis komunitas dan dikelola oleh anak-anak muda semacam itu akan terus didorong supaya lebih bagus dan lebih berdayaguna lagi, sehingga bisa memberikan income tambahan untuk desa.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved