Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Muncul Gas Misterius di Pekarangan Rumah Warga Popongan Karanganyar

Munculnya gas misterius di Dukuh Domas RT 2 RW 9, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah viral.

Editor: m nur huda
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Semburan gas misterius dan warga memperlihatkan lokasi di Dukuh Domas RT 2 RW 9, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Munculnya gas misterius di Dukuh Domas RT 2 RW 9, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah viral.

Gas misterius tersebut muncul di lahan milik seorang warga benama Sunarso (74).

Sunarso yang sudah 17 tahun menempati lahan yang terletak di tepi Jalan Lawu tersebut mengaku baru pertama kali melihat fenomena tersebut.

Baca juga: Tiduri Istri Teman Malah Terpergok Anak, Akhirnya Ditangkap Warga & Dimandikan Air Sungai

Baca juga: Hasil Liga Spanyol Real Madrid vs Celta Vigo: 2 Gol Tak Berbalas, Los Blancos Kini Puncaki Klasemen

Baca juga: Hasil Liga Inggris West Brom vs Arsenal: Setelah Pesta 4 Gol, Kini Duduki Posisi 11 Klasemen  

Baca juga: Hasil Liga Inggris Spurs vs Leeds United, The Lilywhites Unggul Telak dengan 3-0

Kepulan asap muncul dari salah satu sudut tanah di pekarangan toko pupuknya.

"Asapnya muncul sejak awal Desember 2020, tapi lupa tepatnya," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (2/1/2021).

Hanya saja kepulan asap gas itu baru viral ketika malam tahun baru kemarin ketika seorang warga mengambil video kepulan asap yang kebetulan menjulang tebal sehingga terlihat jelas di video.

"Itu video yang tersebar kebetulan saat tidak ada angin sehingga nampak putih dan tebal," ujarnya.

Setelah video itu viral muncul banyak spekulasi mengenai penyebab munculnya gas yang ada secara misterius itu.

"Ada yang bilang itu bekas timbunan sampah yang tersimpan lama, tapi saya kurang percaya karena ini bekas kebun, dan apabila benar itu dari sampah, tidak mungkin asapnya akan terus muncul," tegasnya.

Pantauan TribunSolo, nampak asap itu berhembus tipis karena terkena kepulan angin di sekitarnya.

"Asapnya tipis tapi sedikit tercium bau belerang apabila kita berada di jarak dekat, dan apabila kulit kita bersentuhan dengan tanah akan terasa panas," ungkapnya.

Sunarso juga menunjukkan sebagian tanah halaman tokonya kini gundul karena terkena hembusan gas itu.

"Bisa kita lihat saat ini rumputnya meranggas karena gas," ujarnya.

Kronologi

Dikatakan, awalnya hanya ada satu lubang yang mengeluarkan gas, namun saat ini semakin membesar ada lima lubang lain.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved