Penanganan Corona
Netizen Cek Tidak Ada Nama Jokowi di Daftar Penerima Vaksin Covid-19, Jubir Vaksin Beri Penjelasan
Dia menggunakan NIK presiden yang didapat dari pencarian di Google, sehingga dia tidak bisa memastikan kebenaran NIK tersebut
Utas itu telah disukai lebih dari 6.800 kali dan dibagikan lebih dari 1.600 kali.
Warganet lewat kolom komentar bertanya-tanya apakah tidak adanya data presiden artinya dia tidak jadi orang pertama yang divaksin seperti diberitakan sebelumnya.
Tanggapan jubir vaksin
Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tramidzi menjelaskan terkait kepastian waktu vaksinasi Presiden Joko Widodo belum diputuskan.
Menurut Nadia, saat ini pihaknya masih melakukan persiapan untuk vaksinasi tenaga kesehatan nakes yang akan jadi sasaran awal.
"Kalau Pak Presiden akan diinfokan kemudian, ya," katanya pada Kompas.com, Minggu (3/1/2021).
Selain itu, ada juga beberapa hal yang perlu dipastikan dahulu seperti izin dari BPOM untuk keamanan vaksin.
"Terkait rencana ini dan sesuai pernyataan bapak presiden bahwa beliau akan menjadi penerima vaksin Covid-19 pertama, tentunya kami akan menindaklanjuti dan memastikan terkait hal ini dan langkah-langkah berikutnya mungkin akan kami sampaikan lain waktu," ujarnya.
Belum pasti gelombang pertama
Nadia enggan memastikan Presiden Joko Widodo masuk gelombang pertama bersama nakes atau tidak.
Sebelumnya diberitakan Kompas.com, 18 Desember 2020, presiden menyatakan dirinya siap menjadi orang pertama yang divaksin.
Hal tersebut disampaikannya saat berdialog dengan pedagang dan pelaku UMKM dalam rangka pembagian bantuan modal kerja (BMK) di Istana Kepresidenan, Bogor, 18 Desember 2020.
"Saya sudah menyampaikan, saya nanti yang akan divaksin pertama kali. Di Indonesia ini saya yang pertama kali untuk menunjukkan bahwa divaksin itu tak apa-apa," kata Jokowi. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul warganet Cek "NIK" Jokowi Tak Masuk Penerima Vaksin Tahap Pertama, Ini Kata Jubir Vaksin