Breaking News:

Penanganan Corona

Warga Purwokerto Tak Terima, Duga Keluarga Dicovidkan, Bupati Banyumas: Saya Backup RS Secara Penuh

Ayom selaku penggugat merasa tidak terima jika suaminya, yaitu Hanta Novianto yang meninggal pada April 2020 lalu itu karena Covid-19

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, pada Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Menanggapi kasus keluarga pasien yang tidak terima karena dicovidkan oleh RS Dadi Keluarga Purwokerto, Bupati Banyumas Achmad Husein mengaku akan membackup secara penuh.

"Terkait gugatan protokol Covid-19 kita sudah cek rumah sakit menjalankannya sesuai protokol.

Dan saya akan membackup rumah sakit, kecuali kalau ada pelanggaran lah, saya akan backup penuh," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (5/1/2021).

Sebelumnya sempat diberitakan jika karena merasa tidak terima anggota keluarganya dinyatakan meninggal karena Covid-19, Ayom warga Purwokerto Selatan melaporkan RS Dadi Keluarga.

Ayom selaku penggugat merasa tidak terima jika suaminya, yaitu Hanta Novianto yang meninggal pada April 2020 lalu itu karena Covid-19.

Karena merasa tidak terima, penggugat memilih penyelesaian melalui jalur hukum.

Melalui kuasa hukumnya, Dwi Amilono SH & rekan melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Purwokerto, pada Senin (21/12/2020).

"Keluarga merasa dirugikan, sebab disinyalir RS Dadi Keluarga melakukan perbuatan melawan hukum," katanya.

Gugatan yang dilayangkan yaitu tentang pasal KUH Perdata 1365 1367.

Gugatannya perdata dengan tuntutan Rp 5 miliar lebih.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved