Berita Merapi
Warga Kemalang Sepakat Belum Mau Mengungsi, Alasan Lava Merapi Tak Mengarah Klaten
Warga Kemalang sepakat belum mau mengungsi setelah mengetahui arah lava pijar Merapi tidak mengarah ke Kabupaten Klaten.
Warga Kemalang sepakat belum mau mengungsi setelah mengetahui arah lava pijar Merapi tidak mengarah ke Kabupaten Klaten.
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Muntahnya lava pijar di Gunung Merapi bisa dilihat secara kasat mata oleh warga di lereng Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.
Saat itu Merapi mengeluarkan lava pijar, Selasa (5/1/2021) sekira pukul 18.55 WIB.
Lava pijar tersebut turun ke arah barat, tidak menuju ke wilayah Kabupaten Klaten.
Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Sukiman membenarkan adanya lava pijar di Gunung Merapi.
"Benar Merapi mengeluarkan lava pijar, turun ke sebelah barat, sehingga tidak terlihat," tutur Sukiman kepada TribunSolo.com.
Sukiman mengatakan lava pijar tersebut tidak hanya muncul satu kali.
Awalnya lava pijar tersebut mulai muncul pada pukul 18.55 WIB.
Kemudian, muncul kembali sekira pukul 19.15 WIB.
"Hari ini Merapi sering mengeluarkan lava pijar, namun masih rendah, aktivitas hari ini merupakan paling tinggi," jawabnya.
Sukiman mengatakan saat ini ia sedang mengadakan rapat dengan warga lain.
Menurutnya, pihaknya masih belum mau untuk turun ke bawah, karena lava pijar Merapi tidak ke arah wilayah Klaten.
"Saat ini sedang kami rapatkan, untuk ancamannya ke arah barat, jika nanti mengarah ke selatan dan tenggara, kami langsung berangkat (turun)," kata Sukiman.
Keterangan Petugas
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com dalam laporan pengamatan aktivitas Gunung Merapi oleh KESDM, Badan Geologi, PVMBG, BPPTKG, Selasa (5/1/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB, dengan cuaca mendung disertai angin bertiup lemah, ke arah timur, dan barat.