Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSBB Jawa Bali

Apakah Kabupaten Pekalongan Terapkan PSBB 11-25 Januari? Ini Jawaban Bupati Asip

Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat, terkait pemberlakuan PSBB untuk wilayah Jawa-Bali, mulai 11-25 Januari 2021

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat, terkait pemberlakuan PSBB untuk wilayah Jawa-Bali, mulai 11-25 Januari 2021.

"Kabupaten Pekalongan mungkin tidak menerapkan PSBB secara ketat, kalau melihat pernyataan dari gubernur terkait PSBB, konsentrasinya ada di tiga wilayah yaitu Semarang raya, Solo raya, dan Banyumas raya."

"Walaupun begitu kita harus waspada.

PSBB ini kan harus saling mendukung antar wilayah dan membackup langkah-langkah kabupaten atau kota lain yang menerapkan PSBB," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com, Jumat (8/1/2021) siang.

Menurutnya, apa artinya PSBB kalau masyarakat masih berpergian di daerah yang melakukan PSBB.

"Banyak sekali masyarakat Kabupaten Pekalongan yang mobilitasnya intens ke Solo raya, terutama yang memasarkan produk pekalongan ke pasar-pasar yang ada di Solo raya.

Jadi, saya minta harus menghentikan aktivitasnya terlebih dahulu," ujarnya.

Asip juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga akan mengimbangi kota dan kabupaten yang menerapkan PSBB.

Di antaranya akan menggecarkan operasi yustisi.

"Secara umum, terkait PSBB akan dibahas lagi dalam waktu dekat ini, yang jelas Pemkab Pekalongan akan mendukung kebijakan pemerintah pusat," ungkapnya.

Terpisah Kapolres Pekalongan AKBP Darno akan menerapkan operasi yustisi yang akan dilakukan tiga kali dalam sehari.

"Terkait kebijakan pemerintah mengenai PSBB.

Kami melaksanakan operasi yustisi tiga kali dalam sehari yang akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran mulai dari tingkat polres sampai polsek," kata Kapolres Pekalongan AKBP Darno saat dihubungi Tribunjateng.com.

Dikatakannya, bahwa kegiatan penindakan yang melibatkan personil Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Pekalongan sudah mulai tampak hasilnya, terbukti untuk jumlah pelanggar saat ini sudah cenderung berkurang.

"Harapan kami dengan operasi ini, nantinya bisa menjadi bagian edukasi bagi masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di antaranya memakai masker saat di luar rumah, jaga jarak, dan cuci tangan.

Sehingga yang awalnya terkesan dipaksakan sudah mulai menjadi suatu kebiasaan, tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved