Breaking News:

PSBB Jawa Bali

PSBB Jawa-Bali di Banyumas, Asosiasi Penyelenggara Wisata Berharap Obyek Wisata Tidak Ditutup

"Sekarang saja pembatasan pengunjung 50 persen tidak pernah terpenuhi, kita turunkan lagi tidak masalah asal tidak ditutup," katanya

Istimewa
Wanawisata Baturraden dan Telaga Sunyi 

 
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah kembali menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat untuk wilayah Jawa dan Bali untuk mencegah penularan Covid-19.

Banyumas Raya menjadi salah satu wilayah yang harus menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai 11-25 Januari.

Meski demikian, Asosiasi Penyelenggara, Atraksi dan Aktivitas Wisata (APAAW) Banyumas berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas tetap memperbolehkan obyek wisata dibuka.

Ketua APAAW Banyumas, Agus Triono mengatakan banyak orang bergantung dari obyek wisata yang jumlahnya hingga ribuan orang.

"Kalau sampai tutup karyawan bakal dirumahkan, kasihan rumah tangganya.

Tidak hanya karyawan, di sini itu ada guide, pedagang, tukang parkir, pelaku UMKM yang bergantung dari obyek wisata," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (8/1/2021).

Pihaknya akan memperketat protokol kesehatan serta akan mengurangi batas pengunjung.

"Sekarang saja pembatasan pengunjung 50 persen tidak pernah terpenuhi, kita turunkan lagi tidak masalah asal tidak ditutup," katanya.

Menurutnya hari-hari biasa pengunjung hanya 10 persen dibandingkan sebelum pandemi.

Sementara Sabtu-Minggu maksimal pun hanya 30 persen.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved