Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Aturan Akad Nikah di Banyumas saat PSBB: Penghulu Diimbau Menolak Jika Belum Sesuai Prokes

Prosesi akad nikah di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banyumas dibatasi maksimal 10 orang saja

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Via Tribunkaltim
ilustrasi akad nikah 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Prosesi akad nikah di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banyumas dibatasi maksimal 10 orang saja.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Akhsin Aedi mengatakan aturan akad nikah di masa PPKM ini masih sama seperti sebelum pengetatan.

"Peraturannya sebelum ada pengetatan sebetulnya masih sama.

Akad nikah harus memenuhi protokol maksimal 10 orang, yaitu hanya wali, saksi, calon pengantin, petugas kemenag, yang dalam satu majelis," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (11/1/2021).

Petugas Kemenag hanya mengatur prosesi akad nikah, selain dari pada itu seperti resepsi menjadi tanggung jawab Satgas Covid-19 Banyumas.

"Kami hanya mengatur akad nikah. Sesuai surat edaran Dirjen Binmas Islam 006 2020.

Kalau ada resepsi bukan tanggung jawab KUA tetapi satgas seperti jika ada tarub dan sebagainya," katanya.

Akhsin mengatakan telah mengimbau kepada seluruh petugas penghulu agar tidak melakukan pencatatan nikah sebelum protokol kesehatan terpenuhi.

"Jika melebihi 10 orang, misal ada 12 orang maka sisanya supaya keluar dari majelis.

Pengantin wajib menggunakan sarung tangan, ini yang kadang lalai," terangnya.

Pemerintah melarang kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, sehingga banyak pernikahan yang digelar tanpa resepsi atau ditunda pelaksanaannya.

Selain itu, dalam proses akad nikah pun hanya diperkenankan di Kantor Urusan Agama (KUA). (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved