Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Megawati Menangis Tersedu-sedu Teringat Bung Karno: Bapak Mendidik Saya Mengabdi Kepada Bangsa

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menangis tersedu-sedu menginggat perjuangan ayahnya, Bung Karno.

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
ISTIMEWA
Megawati Menangis Tersedu-sedu Teringat Bung Karno: Bapak Mendidik Saya Megabdi Kepada Bangsa 

TRIBUNJATENG.COM- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menangis tersedu-sedu menginggat perjuangan ayahnya, Bung Karno.

Hal itu terjadi saat Megawati menyampaikan pidato di acara HUT PDIP ke-48 yang diunggah di akun Youtube PDIP yang diunggah pada Senin (11/1/2020).

Saat menyampaikan isi pidatonya, Megawati sudah tampak terbata-bata menahan tangis.

Megawati tampak berkaca-kaca tak bisa menahan emosinya.

Baca juga: Warga Jatuh Bangun Puluhan Km Tandu Jenazah Pakai Sarung dan Bambu, Petugas: Kunci Ambulans Hilang

Baca juga: Young Lex Sindir Anya Geraldine yang Susah Dihubungi: Lagi Naik Daun Banget ya?

Baca juga: Darah Berceceran di Kasur dan Suaminya Hilang, Wanita Ini Temukan Fakta Baru Setelah Lapor Polisi

Baca juga: Takut Covid-19, Titi Kamal Pakai Jas Hujan dan Kacamata Renang di Bandara

Megawati tak kuasa menahan tangis terigat pesan ayahnya, Soekarno yang merupakan Presiden RI pertama yang dikenal sebagai sang Proklamator.

Megawati teringat perjalanan karir politiknya yang terus berjalan berkat didikan Soekarno.

"Saudara-saudara, beberapa hari ini saya merenung. Saya mencoba menggali kembali lembar-lembar perjalanan kehidupan politik yang telah saya lewati," tutur Megawati.

Megawati menuturkan, perenungan spiritual tersebut justru mengantarkannya kepada Bung Karno.

Megawati teringat cita-cita Soekarno yang begitu mencintai tanah air.

“Perenungan spiritual itu mengantarkan saya pada memori terdalam tentang cita-cita dan gagasan politik seseorang lelaki, yang saya panggil Bapak Bung karno,” kata Megawati.

Megawati menangis tersedu-sedu tak kuasa menahan emosinya.

Megawati sempat terdiam lalu melanjutkan pidatonya.

“Bapak yang telah menempa saya sejak kecil, untuk hidup di jalan pengabdian kepada tanah air dan bangsa,” pungkas Megawati.

Megawati lalu menuturkan apa yang Soekarno katakan pada waktu itu tentang kecintaaanya terhadap bangsa Indonesia.

“Bapak mengatakan, 'Saya memohon kepada Allah Subhanahu Wataala, tetapkanlah kecintaanku kepada tanah air dan bangsa, selalu menyala-nyala di dalam saya punya dada, sampai terbawa masuk ke dalam kubur saat Allah memanggilku pulang',” ujarnya sambil menangis terisak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved