Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Lazismu Berikan Beasiswa Pendidikan dan Biaya Hidup 74 Mahasiswa Unimus

Lazismu Unimus memberikan beasiswa kepada 74 mahasiswa pada Semester Genap 2020/2021 ini.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Ketua Lazismu Unimus, Mamdukh Budiman (kiri), menyerahkan secara simbolis beasiswa pendidikan kepada perwakilan mahasiswa, Kamis (14/1/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memberikan beasiswa kepada 74 mahasiswa pada Semester Genap 2020/2021 ini.

Pemberian beasiswa dilakukan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa penerima di Kampus Unimus, Kamis (14/1/2021).

Dari jumlah penerima itu, total beasiswa yang diberikan mencapai Rp 153,763 juta.

"Pentasarufan beasiswa ini kali periode keenam.

Beasiswa dari Lazismu ini bersumber dari zakat, infaq dan sadaqah para dosen, pegawai dan lainnya," kata Ketua Lazismu Unimus, Mamdukh Budiman, dalam acara pentasarufan beasiswa Lazismu yang digelar secara virtual.

Ia memaparkan, 74 mahasiswa penerima beasiswa tersebut terdiri atas beasiswa pendidikan dan beasiswa biaya hidup.

Untuk beasiswa pendidikan terdapat 51 mahasiswa penerima yang tersebar di 15 program studi (Prodi) di Unimus.

Sedangkan beasiswa biaya hidup diberikan pada 23 mahasiswa.

15 Prodi tersebut yaitu D3 Analis Kesehatan, D3 Gizi, D3 Keperawatan, D4 Analis Kesehatan, S1 Akuntansi, S1 Ilmu Gizi, S1 Ilmu Keperawatan, S1 Manajemen, S1 Pendidikan Kimia, S1 Pendidikan Matematika, S1 Sastra Inggris, S1 Statistika, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin, S1 Teknologi Pangan.

Dikatakannya, jumlah penerima dan beasiswa yang diberikan atau ditasarufkan periode keenam ini mengalami peningkatan signifikan.

Pada periode awal, beasiswa yang ditasarufkan hanya berkisar Rp 30 juta-Rp 40 juta saja.

"Semakin banyak zakat, infaq dan sadaqah yang diberikan melalui Lazismu, maka semakin besar beasiswa yang kami tasarufkan," jelasnya.

Ketua Prodi D3 Keperawatan Unimus, Chanif Ns mengatakan, beasiswa yang diberikan Lazismu ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

Pasalnya, mayoritas mahasiswa Unimus, khususnya Prodi D3 Keperawatan, merupakan dari kalangan menengah ke bawah.

"Adanya beasiswa dari Lazismu, dapat menurunkan angka drop out (DO).

Yang mana mahasiswa D3 Keperawatan rata-rata dari golongan ekonomi menengah ke bawah," katanya.

Terlebih di tengah pandemi ini, beasiswa yang diberikan sangat dirasakan para mahasiswa.

Karena banyak orang tua yang terdampak pandemi dan kehilangan pekerjaan.

"Kami berharap, jumlah penerima bisa semakin meningkat ke depannya," harapnya.

Sementara itu, Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi mengapresiasi pentasarufan beasiswa pendidikan dan biaya hidup kepada mahasiswa dari Lazismu ini.

Begitu juga kepada mahasiswa penerima, katanya, sangat beruntung bisa kuliah di Unimus.

"Karena di Unimus tak hanya diberikan ilmu secara akademik saja tapi juga diajarkan nilai-nilai keislaman. Yaitu zakat, infaq dan sadaqah," katanya.

Pentasarufan dana Lazismu dalam bentuk beasiswa kepada mahasiswa ini sebagaimana arahan dari rektor.

Dana yang diperoleh dari para pegawai dan dosen Unimus diharapkan dapat membantu beban para mahasiswa.

"Sejak awal saya berpesan agar pentasarufan untuk mensejahterakan mahasiswa," ucapnya.

Terkait membantu meringankan beban mahasiswa, Masrukhi juga menyampaikan kepada para dosen dan pegawai agar mau menjadi orang tua asuh.

Dengan begitu, para mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikannya.

"Tak semua dosen dan pegawai di Unimus itu berasal dari keluarga kaya.

Justru hal itu menjadi motivasi untuk saling membantu, apalagi di tengah pandemi seperti ini.

Karena itu, saya minta para mahasiswa tetap semangat dan optimis," pintanya.

(Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved