Berita Artis
Ayu Istri Isa Bajaj Terkejut Lihat Pria Eksibisionis Keluarkan Alat Kelamin, Plat Nomor Terlacak
Rahayu Mutiara, istri komedian Isa Bajaj, mendapati pria pelaku eksibisionis.
TRIBUNJATENG.COM, DUREN SAWIT - Rahayu Mutiara, istri komedian Isa Bajaj, mendapati pria pelaku eksibisionis.
Belum lama ini Isa Bajaj marah bukan main karena istrinya Rahayu Mutiara menjadi korban pelecehan seksual.
Pria kelahiran Jawa Timur itu sampai memposting foto pelaku yang sedang mengendarai motor di akun Instagramnya.
Baca juga: Penyesalan Mendalam Al Hasan Putra Syekh Ali Jaber Tak Lakukan Ini Saat Sang Ayah Masih Hidup
Baca juga: Viral Suara Misterius Anak Kecil Teriak Histeris Terekam Saat Abdul Cari Korban Sriwijaya Air Jatuh
Baca juga: Viral Suara Misterius Anak Kecil Teriak Histeris Terekam Saat Abdul Cari Korban Sriwijaya Air Jatuh
Baca juga: Kecelakaan di Tol Pekalongan, Mobil Honda CRV Alami Aquaplaning Hilang Kendali Hingga Terbalik
Pelaku memamerkan alat kelaminnya terhadap Rahayu Mutiara yang sedang lari pagi di sekitar lingkungan rumahnya, pada Minggu (17/1/2021).
Dari postingan Isa Bajaj, pelaku berkaus warna biru lusuh dan bertopi biru tua itu keliling Kompleks Abadi, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sementara wajah pelaku ditutupi masker berwarna merah.
Dalam postingannya, Isa Bajaj menjelaskan bila pelaku sempat memperlihatkan dan memainkan kemaluannya.
"Teman-teman ini pelaku #eksibisionis terhadap istri saya pagi tadi.
Plat nomor barusan sementara tidak sesuai dengan kendaraan di gambar.
Mohon bantuan up-nya ya teman-teman, ternyata kejadian seperti tadi juga menimpa ART yang kerja di rumah adiknya almarhum Olga yang kebetulan tetanggaan sama kita.
Semoga segera ketemu dan ditangkap biar tidak ada kejadian dan korban2 kembali," begitu tulis Isa Bajaj di keterangan fotonya.
Rupanya, Ayu panggilan akrab Rahayu Mutiara sempat melemparkan batu ke arah pelaku eksibisionis.
Ayu menuturkan pada Minggu (16/1/2021) sekira pukul 06.30 WIB lari pagi di Kompleks Abadi.
Sampai di Jalan Ramayana, Ayu melihat pelaku dengan pakaian santai sudah berhenti di atas motornya.
Tanpa menaruh rasa curiga, Ayu meneruskan berlari pagi.