Breaking News:

Otomotif

Sempat Viral Kijang Innova Bensin Diisi Solar, Ini Dampak Fatal hingga Bisa Rusak Komponen Kendaraan

Service Head Auto2000 Bekasi Sapta Agung Nugraha menjelaskan bahwa beberapa komponen terkait di kendaraan kemungkinan besar rusak.

TikTok @puspita_sari74
Tangkapan layar - Viral mobil kijang Innova yang seharusnya isi bensin malah diisi solar. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Belum lama ini video yang menunjukkan tangki bahan bakar Toyota Kijang Innova bermesin bensin tengah dikuras usai tanpa sengaja diisikan solar viral di media sosial.

Tidak diketahui penyebab utamanya, tapi besar kemungkinan karena pihak bersangkutan kurang informasi serta konsentrasi saat hendak melakukan pengisian bahan bakar.

Baca juga: Australia Batal Bunuh Merpati Joe yang Diduga Terbang dari AS, Dinilai Tak Berisiko Keamanan

Baca juga: WHO Harap Bukti Vaksinasi Tak Dijadikan Syarat Perjalanan: Masih Belum Diketahui Kemanjurannya

Baca juga: Makna Mimpi Kentut, Ternyata Miliki Arti Kesuksesan Dalam Hidup

Baca juga: Pemasangan Patok Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai 19 Januari, Target Selesai Maret Mendatang

Lantas, apa dampak yang akan terjadi pada mobil terkait?

Service Head Auto2000 Bekasi Sapta Agung Nugraha menjelaskan bahwa beberapa komponen terkait di kendaraan kemungkinan besar rusak.

"Hal pertama yang mungkin terjadi ialah kinerja mesin tak dapat berkerja optimal bahkan bisa mogok. Sehingga tangki bahan bakar harus dikuras termasuk saluran-salurannya," katanya saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Hal serupa dinyatakan Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi karena titik nyala bensin dan solar memiliki perbedaan sehingga busi tidak bisa melakukan pembakaran sempurna.

Sapta menjelaskan, mesin bensin menggunakan bahan bakar bensin dimana untuk proses pembakarannya digunakan busi (sparkplug).

"Sedangkan mesin diesel, cara kerjanya adalah dengan melakukan kompresi terhadap udara, selanjutnya udara bertekanan tinggi dan suhu tinggi dipicu pembakaran dengan solar,” ujar dia.

Maka, cukup mudah bagi pengemudi untuk menyadari apakah bahan bakar yang digunakan sudah sesuai atau belum ketika baru saja keluar dari SPBU setempat.

"Ketika kinerja mesin tampak beda signifikan dan yakin kalau salah isi jenis bahan bakar, langsung saja matikan mesin. Towing mobil ke bengkel agar dilakukan penanganan segera termasuk kuras," kata Didi.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved