Breaking News:

Syekh Ali Jaber Meninggal

Biodata Deva Rachman Istri Kedua Almarhum Syekh Ali Jaber, Mantan None Jakarta

Syekh Ali Jaber punya istri kedua yang cantik bahkan punya jabatan penting di sebua perusahaan ternama.

Editor: galih permadi
fadlun via fotokita.grid.id
Deva Rachman, istri kedua mendiang Syekh Ali Jaber 

Diakui Prof Arief, Syekh Ali Jaber memanggil kedua mertuanya dengan panggilan Ayah dan Ummi.

Merasa sangat dihormati, Prof Arief semakin kagum pada Syekh Ali Jaber.

"Meskipun saya tahu, dibandingkan dengan saya, teman-teman, Syekh Ali Jaber itu ilmunya tinggi sekali dan dalam sekali. Kita benar-benar kehilangan ilmuwan agama," ujar Prof Arief.

Sementara itu, Deva Rachman dikenal sebagai sosok wanita karier dengan prestasi mentereng. 

Pada 2018, Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo kehilangan salah satu talenta yang sebelumnya menduduki posisi penting dalam menentukan citra perusahaan.

Deva Rachman, memutuskan meninggalkan jabatannya sebagai Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Deva resmi meninggalkan jabatan dan perusahaan itu pada 31 Agustus 2018, setelah bergabung sejak September 2015.

Sepeninggalan Deva, posisi Head of Corporate Communications masih kosong dan Indosat telah membidik sejumlah nama untuk menempatinya.

Deva merupakan lulusan pasca-sarjana Social Development and Public Policy, Universitas Indonesia. Ia adalah anak dari tokoh pendidikan tersohor, Profesor Arief Rachman.

Ketika bergabung di Indosat, Deva menggantikan posisi yang sebelumnya diduduki oleh Fuad Fachroeddin. Ia bertanggung jawab menangani program Corporate Social Responsibility (CSR) dan strategi komunikasi perusahaan.

Sebelumnya dia pernah bekerja di Intel Indonesia Corporation sebagai Corporate Affairs Director sejak Mei 2012 hingga Juni 2015.

Industri minyak dan gas juga pernah ia jalan, yaitu ExxonMobil Oil Indonesia, selama delapan tahun. Banyak posisi yang ia jabat selama periode tersebut, dan terakhir sebagai Development Public and Government Affairs Manager pada tahun 2010.

Dia juga pernah berkarier di Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai National Corporate Affairs Manager pada Februari 2010 hingga April 2012.

Karir Deva Rachman

Periset Jakarta Poverty Eradication Project during Monetary Crisis, Laboratorium Sosiologi, Universitas Indonesia. (1998-1999)

Community Development Staff Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (1999-2000)

Media Relations ExxonMobil Oil Indonesia Inc (2000-2002)

Public Affairs Operations Manager ExxonMobil Oil Indonesia Inc (2002-2003)

Communications Manager and Spokesperson ExxonMobil Oil Indonesia Inc (2003-2008)

Communications, CSR & Local Relations Chairwoman ExxonMobil Oil Indonesia Inc (2008-2010)

Development Public and Government Affairs Manager ExxonMobil Oil Indonesia Inc (2008-2010)

National Corporate Affairs Manager CocaCola Amatil Indonesia (2010-2015)

Head of Corporate Communications Group PT Indosat Tbk (2015)

Pendidikan Deva Rachman

Jurusan Sosiologi FISIP UI (1994-1998)

Pasca Sarjana Social Development and Public Policy (1009-2011)

Tanpa disadari, Syekh Ali Jaber ternyata sudah memberi 'isyarat' kepergian pada sang istri tercinta, Umi Nadia.

Seperti yang diketahui, Umi Nadia kini tengah hamil calon anak keempat Syekh Ali Jaber.

Sebelum suaminya sakit, Umi Nadia sempat memberitahu tentang kabar kehamilan tersebut.

Namun menurut asistennya, Syekh Ali Jaber justru memberi isyarat kepergian kala mendengar kabar bahagia itu.
Sang asisten pun menceritakan ulang isyarat Syekh Ali Jaber itu kepada Irfan Hakim.

Di awal kehamilan sang istri, Syekh Ali Jaber sempat meminta asistennya untuk membelikan vitamin untuk ibu hamil.

"Tanggal 8 September 2020 hari itu Syekh Ali minta dibelikan vitamin,"

"Pas dilihat itu vitamin buat ibu hamil, yaudah Iskandar diam belagak biasa aja, beli tuh vitamin," kata Iskandar, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube deHakims, Minggu (17/1/2021).

Keesokan harinya, Iskandar pun mengaku keluar kota bersama Syekh Ali Jaber.

Di pesawat, Iskandar melihat ekspresi Syekh Ali Jaber yang berbeda, terlihat senyum namun sedih.

Untuk menghibur Syekh Ali Jaber, Iskandar pun berseloroh soal kehamilan istri sang Syekh.

"Di pesawat Syekh Ali senyum, senyum kayak bukan gak ikhlas ya tapi kayak ada yang dipikirin," ucap Iskandar.

"Terus saya bilang lagi seneng nih Syekh?" tanya Iskandar kepada Syekh Ali Jaber.

Baru kemudian, Syekh Ali Jaber pun terbuka mengakui soal kehamilan istrinya.

Diakui Syekh Ali Jaber, ia baru mengetahui kehamilan sang istri saat istrinya meletakkan baju-baju bayi di atas kasur.

Selain baju bayi, sang istri pun memberikan tulisan yang berisi kabar gembira bahwa Syekh Ali Jaber akan memiliki anak keempat.

"Buka kamar, di kasur baju anak-anak bayi, Terus disitu ditulis sama istri Fahad dan Qaif akan punya adik," ungkap Iskandar.

Begitu tahu kabar bahagia tersebut, Syekh Ali Jaber sempat mengaku senang.

Namun, tiba-tiba Syekh Ali Jaber mengatakan sesuatu kepada sang istri yang kini seolah jadi firasat kepergiannya.

"Saat itu Syekh Ali Jaber ngomong dia seneng alhamdulilah Ummu hamil lagi,"

"Tapi ada kalimat yang Iskandar baru menyadari, kalimatnya gini 'Saya rasanya anak ini gak sampai lahir'," kata Syekh Ali Jaber seperti diingat Iskandar.

"Maksudnya itu isyarat ya?" tanya Irfan Hakim dan Amir Faishol Fath, juri Hafiz Indonesia sekaligus sahabat Syekh Ali Jaber.

"Feeling saya sih anak ini gak sampai lahir," imbuh Iskandar kembali mengutip kata-kata Syekh Ali Jaber.

"Syekh gak lihat sampai lahirnya bayi ini?" tutur Irfan Hakim menafsirkan ucapan terakhir Syekh Ali Jaber.

"Iya, intinya mungkin gini 'Saya rasa, saya gak sampai lahiran' gitu mungkin," kata Iskandar.

"Saya rasa gak bisa menyaksikan saat bayi ini lahir," imbuh Amir Faishol Fath.

Mendengar hal tersebut, Irfan Hakim menangis dan mengusap air matanya yang keluar.

"Ya Allah," kata Irfan Hakim terisak.

Kini, Iskandar membeberkan keadaan istri Syekh Ali Jaber sekarang.

Kembali, Irfan Hakim pun terisak menahan tangisnya.

"Hamilnya sampai sekarang masih?" tanya Irfan Hakim.

"Masih alhamdulillah," kata Iskandar.

"Sekarang umi masih sehat?" tanya Amir Faishol Fath.

"Inya Allah kehamilannya lanjut terus, sehat," jawab Iskandar.

"Walaupun ketika lahir, Syekh Ali gak ada pas saat lahiran," tambahnya.

"Ya Allah," pungkas Irfan Hakim.

"Isyarat-isyarat Syekh Ali Jaber akan pamit dari kita semua," pungkas Irfan Hakim. 

* Jarang Diketahui Publik dan Terkesan Tertutup, Ternyata Ini Sosok Istri dan Anak Syekh Ali Jaber

Kepergian Syekh Ali Jaber membawa duka bagi keluarga, termasuk sang istri, Umi Nadia.

Sosok Umi Nadia pun turut menjadi perbincangan dan mengundang penasaran. Melansir dari berbagai sumber, Umi Nadia merupakan wanita asal Lombok.

Ia memiliki putra bernama Hasan. Kini putranya berusia 20 tahun.

Melihat dari kumpulan vlog Syekh Ali Jaber di Youtube, ia sempat muncul bersama sang istri.

Video itu merupakan video lama yang diunggah pada 5 Juli 2016. Durasi video itu singkat, hanya sekitar satu menit.

Pada judul vlog-nya tercantum 'Istri Syekh Ali Jaber Muncul di Media'.

Video itu rupanya berisi ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dari Syekh Ali Jaber dan istrinya.

Sang istri mengenakan busana tertutup serba hitam lengkap menggunakan cadar.

Ia terlihat duduk berdampingan dengan suaminya.

"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.

Kepada seluruh kaum muslimin muslimat di tanah airku di Indonesia tercinta.

Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah," kata Syekh Ali Jaber.

Kemudian, ia pun bersuara kompak dengan sang istri untuk mengucapkan minal aidzin walfaidzin.

"Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin," kata mereka serempak.

Hingga berita ini ditulis Jumat (15/1/2021) pagi, vlog ini sudah ditonton lebih dari 1,5 juta kali.

Vlog ini banjir komentar juga dari warganet. Banyak warganet yang memuji kecantikan istri Syekh Ali Jaber.

Selain vlog, Syekh Ali Jaber juga sempat mengunggah fotonya dengan sang istri melalui akun Instagram.

Ia menyatakan rasa syukur karena memiliki istri yang salehah.

"Alhamdulillah nikmat mana lagi yg kita dustakan alhamdulillah ya Allah telah atas nikmat istri yg sholehah dan anak yg menenangkan hati

jadi kan kami semua serta jamaah selalu bahagia rumah tangga sakinah mawaddah warahmah dan yang belom jodoh berikan jodoh yg terbaik lahir bathin aamiin," tulis ulama terkenal itu.

Kini postingan lama yang diunggah pada 2018 itu kembali menjadi sorotan seiring berita Syekh Ali Jaber meninggal.

Selain postingan tersebut, hal menarik tentang istri Syekh Ali Jaber yang dikaitkan dengan Umi Nadia juga tentang curhatan sang ulama.

Beberapa bulan sebelum Syekh Ali Jaber meninggal, ia sempat menjadi bintang tamu di acara Okay Boss

Di sana, Syekh Ali Jaber sempat blak-blakan bahwa istrinya sempat cemburu.

Rasa cemburu sang istri membuat pendakwah itu tak pegang ponsel selama dua tahun.

"Wajar, sifat perempuan kan cemburu dan kita semestinya memiliki salah satu posisi, marah terhadap cemburu mungkin kita anggap keterlaluan,

atau bisa kita menghormati rasa cemburunya dan kita harus bersikap yang baik untuk menenangkan hatinya. Hingga kita milih," katanya seperti yang dikutip oleh Tribun Bogor dari tayangan Okay Bos.

Ia mengaku, ponselnya memang tak pakai password sehingga istrinya bisa melihat pesan yang masuk dari penggemar.

"Seperti istri saya, saya kan pendakwah, banyak penggemar suka WA atau di Instagram, apalagi mereka suka kirimkan tanda love atau cinta.

Iya jadi istri 'ngapain ini ya mau tanya-tanya aja, kenapa kirim-kirim begini. Karena HP saya gak ada password, apalagi ada kiriman dari jamaah, istri saya suka tanya ini dari siapa," ujarnya.

* Syekh Ali Jaber Tinggal Kenangan

Kedekatan antara Syekh Ali Jaber dan presenter kondang Irfan Hakim tidak bisa diragukan lagi.

Keduanya kerap terlibat acara bersama dalam program rohani televisi. Misalnya, Festival Hafiz Indonesia.

Irfan Hakim pun kerap mengabadikan berbagai momen di belakang layar saat bersama Syekh Ali Jaber.

Namun, kini Syekh Ali Jaber meninggal dunia. Kenyataan ini membawa duka bagi artis ternama itu.

Ia bahkan turut hadir mengantarkan jenazah Syekh Ali Jaber untuk ke tempat peristirahatan terakhir.

Melalui Instagram, ia menunjukkan momen pemakaman Syekh Ali Jaber. Ia bahkan mengunggah foto makam Syekh Ali Jaber.

Pada dokumentasinya, ada satu foto saat Irfan Hakim memeluk batu nisan yang bertuliskan bahasa Arab.

Kemudian, ada juga foto makam Syekh Ali Jaber yang sudah ditaburi bunga dan dipasangi batu nisa.

Terlihat Irfan Hakim yang mengenakan masker bersimpuh di samping pusara sambil memegangi batu nisan.

"Selamat jalan @syekh.alijaber ....
Bersyukur bisa mendapatkan pengajaran langsung dari beliau...

Sampai ketemu.lagi ya syekh....
Insya Alloh...
Aamiiin," tulis Irfan Hakim pada caption Instagram, Kamis (14/1/2021).

Seperti yang banyak diberitakan, pemakaman Syekh Ali Jaber berlokasi di Pondok Pesantren Daarul Quran milik Ustaz Yusuf Mansur.

Sebelum jenazah sang ulama dimakamkan, Irfan Hakim pun sudah menyatakan duka citanya di Instagram.

Ia mengunggah foto kenangan saat salat bersama Ali Jaber. Ia pun menuliskan rasa sedihnya yang mendalam.

"Ya Alloh.... pertemukan hamba dengan-nya di akhirat kelak....
Hamba menjadi salah satu saksi atas keshalehan dan kebaikannya....

Syekh....
Maafkan... masih banyak rencana kita yang belum terwujud...
Seharusnya bulan depan kita berdakwah bersama lagi...

Ya Alloh Ampunilah beliau, berilah rahmat, berilah kesejahteraan, maafkanlah semua khilafnya....

Selamat jalan @syekh.alijaber," tulis Irfan Hakim.

* Waktu Meninggal Syekh Ali Jaber

Kini Syekh Ali Jaber wafat setelah beberapa waktu lalu dirawat karena Covid-19.

Namun, Syekh Ali Jaber meninggal dalam kondisi negatif Covid-19.

Sebelum Yayasan Syekh Ali Jaber mengumumkan wafatnya dai kondang itu, netizen menyerbu Instagramnya.

Mereka menanyakan kabar Syekh Ali Jaber. Sebab kabar yang berhembus menyatakan Syekh Ali Jaber meninggal dunia.

@ihsnahmd__: Apa kabar syech ali jaber??

@ai.luvichi: Semoga berita itu salah

@umrialahmudin:
Tolong info min,bagaimana kondisi beliau...banyak tersebar berita simpang siur

@bangjapar.fi: Bang Admin, apa benar ? Syeh ..?

Tak lama, Yayasan Syekh Ali Jaber membenarkan kabar tersebut melalui Instagram mereka.

Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis, 14 Januari 2021 pukul 08.30 WIB.

"Bismillah, Walhamdulillah..

إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ 

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا

Telah Wafat Guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber)

Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021
1 Jumadil Akhir 1442 H
Jam 08.30 WIB dalam keadaan Negatif Covid.

Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya.

Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ

Do'akan Syekh Ali ya..

_Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh_

Hormat Kami,
*Habib Abdurrahman Alhabsyi*
(Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber)"

Sebagian artikel ini sudah tayang di Wikend.grid.id dengan judul; Jarang Tersorot Kamera, Ini Fakta Menarik Istri Kedua Mendiang Syekh Ali Jaber, Ternyata Bukan Sosok Sembarangan 

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved