Berita Semarang
Hujan Deras Semalam Suntuk Akibatkan 6 Kejadian Longsor di Kota Semarang
Berbagai wilayah di Kota Semarang diguyur hujan deras hampir 24 jam non stop.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berbagai wilayah di Kota Semarang diguyur hujan deras hampir 24 jam non stop.
Akibatnya sejumlah tempat mengalami kejadian tanah longsor.
Selama kurung 24 jam paling tidak tercatat enam kejadian longsor.
Baca juga: Pengakuan Amanda Manopo Pemeran Andin Ikatan Cinta Berstatus Janda Muda, Gagal Menikah Usia 18 Tahun
Baca juga: AC Milan Dapat Mandzukic Eks Juventus, Ibrahimovic Beri Teror Bakal Jadi Duet Mengerikan
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 20 Januari 2021, Taurus Jujur lah Pada Perasaan
Baca juga: Bercerai dengan Gisel, Ini Alasan Gading Marten Tak Lagi Jadi Presenter
Di antaranya di RT 3 RW 2 Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari.
Anggota KSB Candi, Slamet Gundul mengatakan, talut longsor sepanjang 15 meter dengan tinggi 6 meter menimpa rumah milik Marsinah (87) yang dihuni oleh 10 orang dengan tiga KK.
Kejadian longsor pada Senin (18/1/2021) pukul 23.30 WIB.
Talut menimpa tembok rumah bagian kamar, dapur, gudang sehingga membahayakan penghuni rumah.
Kerugian materi ditaksir Rp25 juta.
Tidak ada kerugian dalam kejadian tersebut.
"KSB bersama warga masyarakat bergotong royong melakukan kerja bakti pembersihan material.
Korban juga sudah mendapatkan bantuan dari BPBD Kota Semarang," terangnya kepada Tribunjateng.com.
Untuk lima tempat lainnya, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Semarang Bambang Rudi Hartono menerangkan, pihaknya telah menerima laporan tersebut lalu segera menindaklanjutinya.
Selain di Candi, talut longsor juga terjadi di Jalan Minto Jiwo, Gisikdrono, Semarang Barat.
Longsor panjang 5 meter dan lebar 5 meter.
Talut tersebut longsor di depan rumah Slamet Mujiono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hujan-deras-semalam-menyebabkan-bencana-longsor-di-berbagai-tempat-di-kota-semarang.jpg)