Breaking News:

Berita Karanganyar

Dispertan PP Karanganyar Ajukan Bantuan Vaksin Usai Ada Ribuan Puyuh yang Mati Mendadak

Dispertan PP Karanganyar berencana mengajukan bantuan vaksin menyusul munculnya kasus ribuan puyuh mati.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Istimewa
Dokter hewan Dispertan PP Karanganyar saat mengecek lokasi ternak puyuh di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan) PP Karanganyar berencana mengajukan bantuan vaksin menyusul munculnya kasus ribuan puyuh yang mati secara mendadak di Kecamatan Colomadu.

Dokter hewan telah mengecek ke lokasi peternak puyuh yang ada di Colomadu itu kemarin. Selain mendata kematian unggas, petugas juga mengumpulkan keterangan dari pemilik ternak. Ada enam titik di Desa Gajahan yang telah dicek oleh petugas. 

Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Yanida Talbot menyampaikan, hasil investigasi di lapangan ditemukan kotoran yang dikeluarkan unggas berwarna hijau dan berkapur. Lanjutnya, faktor cuaca turut mempengaruhi daya tahan unggas. Sehingga membuat unggas mudah terpapar virus. 

"Saya tidak bisa pastikan (penyakit apa) tapi itu menyerupai avian influenza," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (20/1/2021). 

Dia berencana akan membuat laporan tertulis, supaya dinas terkait dapat menyampaikan kejadian tersebut kepada pihak provinsi.  Sementara untuk langkah pencegahan, peternak diimbau supaya menjaga sanitasi, bio sirkulasi dan meminimalisir orang luar masuk karena berpotensi dapat membawa virus. 

Kabid Peternakan Dispertan PP Karanganyar, Heri Sulistyo menambahkan, dinas akan mencoba mengajukan bantuan vaksin kepada pihak provinsi.

Dinas sebenarnya sudah mengajukan usulan vaksin beberapa tahun terkahir tapi belum disetujui. Dia menuturkan, kasus kematian unggas secara mendadak pernah terjadi pada 2010 lalu. 

"Kami tidak tahu pengajuan vaksin akan disetujui oleh pihak provinsi apa tidak karena mengingat dalam kondisi Covid-19," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved