Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Hartopo Salurkan Bantuan Pondok Pesantren Al Hidayah Rp 400 Juta

Pemkab Kudus menyerahkan bantuan sebesar Rp 400 juta ke Pondok Pesantren Al-Hidayah.

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo menyerahkan bantuan sebesar Rp 400 juta ke Pondok Pesantren Al-Hidayah, Desa Getassrabi Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyerahkan bantuan sebesar Rp 400 juta ke Pondok Pesantren Al-Hidayah, Desa Getassrabi Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (19/1/2021)

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo menilai pondok pesantren sebagai tempat memperdalam ilmu agama sangat penting bagi generasi penerus bangsa. 

Sehingga dapat menghasilkan calon pemimpin yang berakhlak mulia, pondok pesantren perlu mendapat dukungan.

Melalui bantuan senilai Rp 400 juta tersebut, Hartopo berharap pondok pesantren meningkatkan berbagai potensi yang ada. 

Apalagi, pondok pesantren Al-Hidayah memiliki jumlah santri yang banyak dan terkoneksi dengan sekolah MA maupun SMK milik yayasan. 

Pihaknya menyampaikan agar santri didorong untuk semangat menuntut ilmu dan ikut bangga lulusan pondok pesantren di Kudus berkualitas. 

"Potensi pondok pesantren baik. Begitu juga potensi alamnya. Kami akan mendukung segala peningkatan potensi yang dilaksanakan pondok. Sukses selalu," ucapnya. 

Pihaknya meminta maaf karena bantuan tersebut belum dapat dikatakan maksimal. Pasalnya, ada realokasi anggaran terkait adanya penanganan Covid-19. 

Padahal, ada beberapa program kerja (proker) yang telah direncanakan. Salah satu proker tersebut yakni hibah sarana prasarana tempat peribadatan dan umroh untuk satu orang setiap kecamatan di Kabupaten Kudus.

"Kami berupata maksimal agar tetap memberikan bantuan kepada musala dan pondok pesantren," ujar dia.

Sementara itu proker umroh belum bisa berjalan karena sampai saat ini Saudi Arabia masih menutup penerbangan dari luar negeri imbas pandemi. Pihaknya berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Sebenarnya kami ingin memberikan lebih baik lagi. Tapi karena realokasi anggaran, bantuan belum bisa maksimal. Semoga bantuan yang tak seberapa ini dapat bermanfaat bagi pondok. Amin," ujarnya. 

Dia mengingatkan kembali agar pondok pesantren tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya klaster Covid-19 di Kabupaten Kudus masih tinggi. 

"Saya berharap tidak ada penambahan klaster di pondok pesantren," ujar dia.

Hartopo menuturkan kesehatan adalah rejeki yang tak ternilai harganya melebihi materi, sehingga perlu disyukuri bersama.

"Di pondok pesantren tetap menerapkan protokol kesehatan nggih. Mari kita tetap waspada agar tak ada klaster baru Covid-19," tuturnya. (*)-

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved