Berita Sragen
Heboh! Uang PKH Warga Desa Tanon Sragen Hilang Rp 100 Ribu
Puluhan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) warga Dukuh Tanon, Desa Tanon, Sragen hilang Rp 100 ribu.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Puluhan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) warga Dukuh Tanon, Desa Tanon, Sragen hilang Rp 100 ribu.
Bahkan beberapa warga juga kehilangan Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu dari total bantuan yang diterima.
• Hidung dan Tangan Dokter IGD Terluka Kena Pecahan Kaca Ambulans: Kami Sudah Nyalakan Sirine Strobo
• Sopir Ambulans Jemput Pasien Tabrak Emak-emak di Semarang, Polisi: Lampu Sudah Menyala Merah
• Kecelakaan Emak-emak Tabrak Ambulans di Kaliwiru Semarang, Tidak Mau Ngalah Beri Jalan
• Riwayat Hidup Mia Trestyani Wadu Pramugari Sriwijaya Air di Mata Teman Seprofesi
Hal itu disampaikan Dwi Siswanto warga RT 2 Dukuh Tanon kepada Tribunjateng.com di Balai Desa Tanon.
Dwi mengaku istrinya Samroh mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu per tiga bulan.
Namun pada pencarian Januari ini, istrinya hanya menerima uang sebesar Rp 500 ribu dari ketua kelompok.
Merasa curiga, akhirnya dia bersama istri mencetak buku tabungan.
Mereka mendapati uang Rp 100 ribu telah diambil sebelumnya, tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
"Istri saya mendapatkan bantuan PKH Rp 600 ribu per tiga bulan.
Padahal di buku tabungan Rp 600 tapi yang diterima 500 ribu.
Di sini (balai desa) saya hanya ingin bertanya di mana Rp 100 ribu lagi," kata Dwi, Rabu (20/1/2020).
Selama istrinya menerima bantuan PKH, baru kali ini uang senilai Rp 100 ribu hilang.
Hilangnya sejumlah bantuan PKH hampir dialami sejumlah warga.
Namun ada beberapa penerima, uang masih utuh tidak ada yang hilang.
"Alhamdulillah yang untuk anak saya Rp 225 ribu untuk tiga bulan sekali tidak dipotong.
Saya menerima utuh," kata Tukiyem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/buku-tabungan-kpm-sragen.jpg)