Breaking News:

Penanganan Corona

Keluar Masuk Banyumas Wajib Menunjukan Hasil Tes Cepat Antigen atau PCR

"Random saja, kalau tidak membawa hasil rapid antigen tidak boleh masuk," ujarnya

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, pada Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Mulai hari ini Rabu (20/1/2021) Pemerintah Kabupaten Banyumas akan mewajibkan pendatang dari luar kota agar menunjukan hasil tes cepat antigen atau swab PCR.

"Random saja, kalau tidak membawa hasil rapid antigen tidak boleh masuk," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (20/1/2021).

Pengecekan tersebut dilakukan di wilayah perbatasan seperti di Kecamatan Lumbir, Pekuncen, Tambak, dan Sokaraja.

Menurutnya langkah ini adalah bagian dari evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan akan berlaku sampai 25 Januari mendatang.

Tim yang bertugas dari gabungan antara TNI Polri Satpol PP dan Dishub.

"Waktunya rahasia, nanti kalau diberi tahu malah akan menghindar.

Yang keluar Banyumas juga sama kita syaratkan rapid antigen," terangnya.

Jika tidak membawa rapid antigen saat razia, maka nanti akan di rapid di lokasi dan berbayar bekerjasama dengan rumah sakit swasta.

Jika hasilnya positif maka akan langsung dirawat dan yang negatif boleh masuk ke wilayah Kabupaten Banyumas.

Peraturan ini berlaku bagi warga sekitar Banyumas baik dari Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara atau Kebumen dan Bumiayu. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved