Breaking News:

Berita Karanganyar

Tanggapan Bupati Karanganyar Juliyatmono Soal Rencana Perpanjangan PPKM

Bupati Karanganyar, Juliyatmono belum memutuskan apakah akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono belum memutuskan apakah akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Juliyatmono menyampaikan, sampai saat ini belum mendapatkan surat yang berisi instruksi untuk memperpanjang PPKM.

Sehingga dia belum memutuskan rencana untuk memperpanjang aturan tersebut dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19. 

"Kalau suruh memilih, saya tidak memilih PPKM. Ya kasihan masyarakat. Justru yang harus disosialisasikan dan diedukasi itu disiplin personal.

Karena kuncinya kan itu. kalau masing-masing tidak disiplin dan tidak ada kontrol terhadap dirinya.

Sampai kapan pun tidak akan berakhir," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (21/1/2021). 

Menurutnya, adanya PPKM harus diukur efektivitasnya, berapa jumlah penambahannya selama aturan diberlakukan.

Namun, efektivitas tersebut baru bisa diukur pasca aturan PPKM yang dimulai pada 11-25 Januari 2021.

Lanjutnya, penambahan kasus yang terjadi selama diberlakukan PPKM lebih dari sepekan merupakan efek dari libur Nataru kemarin. 

"Setelah ini mesti perlu dievaluasi. Apakah harus menambah PPKM atau tidak. Kalau saya pribadi suruh memilih, saya memilih tidak melanjutkan PPKM.

Biarlah masyarakat kembali melakukan aktivitas dan terus dikontrol.

Yang harus dilakukan disiplin personal dan ini harus masif, dilakukan orang per orang termasuk ASN," ucapnya. 

Yuli sapaan akrabnya mengungkapkan, evaluasi PPKM sementara ini secara umum memiliki efektivitas dalam menanamkan kepekaan kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu nyata dan jumlah kasusnya cukup signifikan serta terus bertambah. 

"Sampai jenis kegiatan hajatan saja betul-betul harus disiplin, banyu mili, tidak ada kursi. Kalau ini tersosialisasi terus akan menjadi kebiasaan baru.

Tidak mungkin kan setiap saat kita melakukan PPKM, kurang efektif diperpanjang lagi," pungkasnya. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved