Berita Video
Video Permintaan Warga Vaksin Covid-19 Meningkat di Sragen
Usai 10 tokoh di Sragen lakukan vaksinasi yang pertama, permintaan masyarakat untuk divaksin meningkat.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Berikut ini video permintaan warga vaksin Covid-19 meningkat di Sragen.
Usai 10 tokoh masyarakat di Sragen lakukan vaksinasi Covid-19 yang pertama, permintaan masyarakat untuk divaksin meningkat.
Bahkan masyarakat banyak yang menanyakan kapan mereka giliran divaksin Covid-19. Hal ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin meningkat.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno disela-sela tinjau vaksinasi di Puskesmas Sambirejo bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto.
"Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada 10 tokoh masyarakat kemarin itu ternyata banyak sekali permintaannya di vaksin. Baik DKK maupun ke tokoh masyarakat."
"Mereka langsung bertanya kapan akan divaksinasi, tapi belum bisa sampai sekarang karena masih Nakes," terang Wabup Dedy, Selasa (26/1/2021).
Dedy mengatakan banyaknya masyarakat yang bertanya ini karena sebelumnya dimungkinkan ada keraguan terhadap vaksin Covid-19.
Meluruskan keraguan masyarakat, akhirnya kepala daerah baik Kabupaten/Kota bahkan Presiden Jokowi sudah melakukan vaksinasi Covid-19. Sementara saat ini kalah para petugas kesehatan (nakes).
"Kita pastikan tenaga Kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 mereka sudah mendapatkan vaksinasi," lanjutnya.
Meskipun telah divaksin, Dedy meminta agar nakes untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan dianggap setelah divaksin sudah bebas tidak perlu menerapkan Prokes.
Untuk tubuh setelah divaksin, Dedy mengatakan memang sudah dinyatakan
kekebalan tubuh terhadap virus telah meningkat. Namun untuk kekebalan seluruh masyarakat Indonesia belum semua.
"Kekebalan rasional mungkin belum, cakupannya 70% itu di seluruh masyarakat Indonesia. Mungkin perkiraannya kekebalan komunal akan terbentuk pada 2022 dan itu masih 1 tahun lagi," katanya.
Dia tetap meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan jangan sampai tertular Covid-19 dan jangan beranggapan setelah divaksin urusan untuk Covid-19 ini selesai.
Kartu Bebas Kemanapun Setelah Divaksin
Sementara itu, Kepala DKK Sragen Hargiyanto mengatakan setelah divaksinasi, masyarakat setiap keluar kota bahkan ke luar negeri tidak perlu melakukan test PCR atau swab.