Breaking News:

Fokus

Disiplinkan Diri

Penyebaran virus corona di Indonesia terus masif. Selasa (26/1/2021) pukul 12.00, total ada 1,01 juta kasus covid-19 di Tanah Air,

TRIBUN JATENG
Fokus Tribun Jateng 27 Januari 2021 

TRIBUNJATENG.COM - "Nyuwun sewu, mengingat persiapan logistik Jogo Tonggo RW01 menipis, mbok menawi mangkih wonten Tim Jogo Tonggo nyuwun bantuan, tulung bantuane nggih (Mohon izin, mengingat persiapan logistik Jogo Tonggo RW 01 menipis, kalau misalnya nanti ada Tim Jogo Tonggo minta bantuan, tolong bantuannya ya-Red)," demikian sepenggal pesan singkat via WhatsApp (WA) yang saya terima dari pengurus RW kampung saya, siang kemarin.

Yah, pesan WA itu saya terima terkait dengan adanya sejumlah warga di kampung saya yang terkonfirmasi positif covid-19, sehingga harus menjalani karantina mandiri di rumah. Jogo Tonggo merupakan gerakan 'peduli tetangga' yang sebelumnya digagas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, terkait dengan penanganan pandemi di tengah masyarakat.

Seperti diketahui, penyebaran virus corona di Indonesia terus masif. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Selasa (26/1/2021) pukul 12.00, total ada 1,01 juta kasus covid-19 di Tanah Air, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana pada 2 Maret 2020. Jumlah itu muncul setelah ada penambahan 13.094 kasus baru covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Kemarin, Presiden Jokowi memanggil sejumlah menteri untuk rapat terbatas (ratas) membahas perkembangan kondisi pandemi di Indonesia. Ia menanggapi perkembangan covid-19 yang telah mencapai lebih dari satu juta kasus pada Selasa (26/1/2021).

Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers daring yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (26/1) sore. Ia menyebut, angka akumulasi kasus covid-19 itu bermakna dua hal penting. Pertama, momen itu merupakan saat untuk berduka, karena ada lebih dari 600 tenaga kesehatan yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini, dan total lebih dari 28 ribu orang telah meninggal dunia akibat covid-19.

"Angka satu juta ini memberikan satu indikasi bahwa seluruh rakyat Indonesia harus bersama dengan pemerintah bekerja bersama untuk mengatasi pendemi ini dengan lebih keras lagi. Kita teruskan kerja keras," ucapnya.

Budi pun mengungkapkan sejumlah strategi pengendalian, antara lain terus mendorong kedisiplinan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) yang tidak mudah, hingga melakukan testing, tracing, dan treatment dengan baik.

Penyebaran kasus covid-19 di Indonesia memang tidak merata. Ada wilayah tertentu yang baru saja mencatatkan kasus itu. "XV malam ini mencekam," kata saudara saya di Facebook, Senin (25/1) malam. Ia pun kemudian menceritakan kepada saya bahwa malam itu ada delapan orang sekaligus di kampungnya, Unit 15 Sungai Bahar, Jambi, yang dijeput ambulans untuk dikarantina.

Kata saudara saya, ambulans yang berseliweran di kampungnya malam itu baru kali ini terjadi, bahkan sejak awal pandemi lalu. Kini, di warga kampungnya pun mulai dihantui kekhawatiran penyebaran covid-19.

Rasanya, berbagai langkah yang ditempuh dalam mengatasi pandemi covid-19 hingga kini belum berbuah manis, terbukti dengan angka penambahan kasus yang terus menembus angka 13 ribu dalam beberapa waktu terakhir.
Misalnya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mulai 11 Januari lalu, dan telah diperpanjang hingga 8 Februari, banyak dipertanyakan efektivitasnya, terutama oleh pengusaha di berbagai sektor yang harus berjuang mati-matian untuk mempertahankan bisnisnya. Bahkan, masyarakat pun kini mulai pesimistis terhadap dampak positif dari kebijakan itu.

Tampaknya, kuncinya ada di masyarakat, mengingat penularan itu terjadi di tengah masyarakat, seperti di kampung saya atau di kampung saudara saya. Kebijakan seperti apapun tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat, terutama dalam menerapkan protokol kesehatan. Jadi, mari berdisplin dari diri sendiri. (Arief Novianto, Wartawan Tribun Jateng)

Penulis: arief novianto
Editor: moh anhar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved