Berita Karanganyar

201 Tempat Tidur Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Karanganyar

Ada sejumlah 201 tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
RSUD Karanganyar 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Ada sejumlah 201 tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

Sesuai arahan dari pemerintah pusat, setiap kabupaten diminta supaya mengoptimalkan tempat isolasi seiring meningkatnya kasus Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com dari instagram @dinkeskaranganyar hingga Kamis (28/1/2021), tercatat ada 509 kasus positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut 265 menjalani isolasi mandiri, sedangkan sisanya 244 menjalani rawat inap. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwati menyampaikan, sesuai arahan dari pemerintah pusat, setiap kabupaten/kota diminta untuk menambah tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19. 

"Kita sudah tidak lanjuti.

Beberapa rumah sakit rujukan sudah menambah tempat tidurnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Total ada 201 tempat tidur tersebar di 8 rumah sakit," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (29/1/2021).

Lanjutnya, penambahan tempat tidur itu sebenarnya sudah dilakukan secara bertahap sejak awal pandemi hingga saat ini.

Semisal di RSUD Karanganyar yang semua ada 32 tempat tidur, saat ini sudah ada 100 lebih tempat tidur. Begitu juga rumah sakit lainnya. 

Dinas kesehatan tidak mentargetkan berapa persen setiap rumah sakit harus menambah tempat tidur untuk penanganan Covid-19.

Akan tetapi penambahan itu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing rumah sakit. 

"Kita tidak menentukan harus menambah berapa, tapi sesuai dengan kemampuan.

Tapi pihak rumah sakit sudah berproses," ucapnya. 

Menurutnya, tidak semua warga Karanganyar yang memiliki gejala Covid-19 dirujuk atau dirawat di rumah sakit daerah Karanganyar.

Seperti warga yang tinggal di perbatasan seperti Colomadu dan Gondangrejo.

Mereka kebanyakan menjalani perawatan di rumah sakit daerah Solo. 

"Karanganyar geografisnya tidak terpusat, paling banyak kasus di Colomadu dan Gondangrejo atau wilayah barat.

Tapi kebanyakan larinya (dirawat) ke Solo," jelas Purwati. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved