Breaking News:

Berita Tegal

13 Warga Desa Margamulya Tegal Terinfeksi Chikungunya Klinis, Gejala Demam Nyeri Sendi Muntah

13 warga Desa Margamulya Kabupaten Tegal terinfeksi virus Chikungunya Klinis bergejala

Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Petugas sedang melakukan fogging di Desa Margamulya, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, karena terdapat kasus Chikungunya sebanyak 13 orang.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Staff Bidang Pemberantasan Pengendalian dan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tegal, Bagus Maulana Johan menyebut, pada Januari 2021 terdapat 13 kasus Chikungunya di Desa Margamulya, Kecamatan Kedungbanteng.

Informasi tersebut, Johan sampaikan pada Senin (1/2/2021) di ruang kerjanya.

Dikatakan penemuan terbaru kasus Chikungunya yaitu di Desa Margamulya, RT 17 RW 7, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, dan semuanya sudah didata untuk ditindaklanjuti.

"Kebetulan data yang baru masuk ke kami itu dari Desa Margamulya kalau daerah lainnya belum ada laporan.

Adapun virus Chikungunya yang ditemukan di Desa tersebut yaitu Chikungunya klinis.

Pada bulan Januari 2021 ada 13 kasus warga yang terkena virus Chikungunya," ungkap Johan, pada Tribunjateng.com, Senin (1/2/2021).

Johan menjelaskan, Chikungunya klinis yaitu mereka yang terinveksi memiliki gejala.

Di antaranya mengalami demam selama 2-7 hari dengan suhu 39 derajat celcius ke atas dan gejala nyeri sendi yang khas karena terjadi mendadak. 

Gejalanya yakni:

  • Sendi bengkak
  • nyeri pada tulang
  • sakit kepala
  • muncul ruam di tubuh
  • merasa lemas
  • mual

Virus ini menyerang dan menulari manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved