Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

13 Warga Desa Margamulya Tegal Terinfeksi Chikungunya Klinis, Gejala Demam Nyeri Sendi Muntah

13 warga Desa Margamulya Kabupaten Tegal terinfeksi virus Chikungunya Klinis bergejala

Tayang:
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Petugas sedang melakukan fogging di Desa Margamulya, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, karena terdapat kasus Chikungunya sebanyak 13 orang.  

Contohnya:

  • memakai lotion anti nyamuk
  • memakai baju lengan panjang
  • memakai obat anti nyamuk
  • memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  • teknologi tepat guna (larvi trap)
  • mengurangi menggantung baju di sembarang tempat
  • dan lain-lain.

"Untuk pelaksanaan fogging (pengasapan) di Kabupaten Tegal pada tahun 2020 sebanyak 83 titik.

Sedangkan tahun 2021 ini belum ada, meskipun sudah ada penemuan 3 kasus DBD tapi memang belum memenuhi syarat untuk dilakukan fogging," ujarnya.

Adapun syarat untuk bisa melakukan fogging atau pengasapan, karena tujuan fogging adalah memutus rantai penularan maka harus dibuktikan di lokasi tersebut ada penularan.

Penularan bearti minimal ada dua kasus, entah penularan Demam Dengue (DD)  Demam Berdarah Dengue (DBD), atau Chikungunya

Selain itu ada rentang waktu dan jarak penularannya.

Untuk rentang jarak maksimal 100 meter dan waktu penularannya maksimal satu minggu.

Jika lebih dari itu maka dianggap tidak saling berkaitan.

"Di lokasi yang akan di fogging juga harus dibuktikan adanya jentik nyamuk lebih dari 5 persen dari rumah yang diperiksa.

Karena bisa saja faktor penularannya bukan di rumah melainkan di sekolah atau tempat lainnya, jadi nantinya yang akan disemprot (fogging) ya sekolahnya bukan di rumah," terang Johan.

(dta)  

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved