Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Juru Bicara OPM Dirampok di Kawasan Pasifik, Uang Ratusan Juta Raib: Ada Perampok yang Saya Kenal

Sebby Sambon, Juru Bicara OPM, dirampok di kawasan Pasifik beberapa pekan lalu. Uang senilai lebih dari Rp 177 juta raib.

Tayang:
Tribunnews.com/Istimewa
Jubir Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom. 

TRIBUNJATENG.COM, JAYAPURA - Sebby Sambon, Juru Bicara OPM, dirampok di kawasan Pasifik beberapa pekan lalu.

Sejumlah barang berharga miliknya lenyap termasuk uang senilai lebih dari Rp 177 juta.

"Info Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom dirampok warga Papua bekerja sama dengan Kelompok Kriminal di Kawasan Pasifik. Info ini perlu kami sampaikan kepada semua pihak, karena akibat dari perampokan ini maka Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) tidak melakukan fungsi kerja sebagai Juru Bicara selama 20 hari," jelas Sebby Sambon pesan elektronik, Selasa (2/2/2021).

Ramanda Satu-satunya Rocker di Indonesian Idol 2021 Tereliminasi, Ini 10 Kontestan yang Bertahan

Fiki Alman Unggah Foto Bareng Arya Saloka, Bocorkan Nasib Roy Ikatan Cinta

Aktivis Myanmar: Kami Burung Baru Belajar Terbang, Sekarang Tentara Patahkan Sayap Kami

Angkut Rokok Ilegal, Mobil Angkutan Penumpang ‎Disita Bea Cukai Kudus

Sebby mengatakan informasi ini perlu disampaikan, agar semua pihak mengetahuinya.

"Oleh karena itu dengan terpaksa kami harus sampaikan kepada semua pihak, yang terutama kepada semua jurnalis di seluruh dunia supaya terang," kata Sebby.

Kronologis perampokan, terjadi pada tanggal 13 Januari 2021, di suatu tempat di wilayah Pasifik.

Pelakunya menurut Sebby Orang Asli Papua (OAP) sendiri.

"Dengan cara memerintahkan orang lokal di suatu wilayah di Pasifik merampok semua barang milik Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Sebby Sambom termasuk uang tunai sebesar PGK44,500 atau senilai IDR 177.862.198.58 Indonesian Rupiahs, dengan dalil bahwa barang milik Jubir TPBPB-OPM diambil oleh Kelompok Kriminal di lokasi setempat," jelasnya.

Tapi klaim Sebby, ada anggota kelompok perampok yang dia kenal.

"Tetapi dalil dengan niat jahat ini telah ketahuan, karena dalam kelompok perampok itu, ada orang yang saya kenal," ujarnya.

Sebby mengatakan, akibat kejadian segala aktivitasnya terganggu.

"Dan selama 10 hari Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom telah mengalami shock dan telah menderita secara mental juga secara phsikologis," ungkapnya.

Dengan situasi krisis yang telah dialami oleh Jubir TPNPB-OPM ini, maka semua pertanyaan wartawan dari berbagai media tentang Perang Pembebasan Nasional yang dilakukan Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat di seluruh wilayah Papua, belum terbalas hingga hari ini.

"Dengan demikian, saya Sebby Sambom sebagai Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat sampaikan permohonan maaf kepada semua pihak dan yang terutama kepada Pimpinan dan Pasukan TPNPB-OPM yang sedang Perang dengan Pasukan Kriminal Indonesia yaitu Tentara dan Polisi Indonesia," kata Sebby.

"Dan saya juga sampaikan mohon maaf kepada semua Pejuang Papua Merdeka dari KNPB bersama rakyat, serta semua Orang asli Papua yang berjuang Papua merdeka di berbagai organisasi Perjuangan."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved