Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Pagi Ini Solo Raya Dikepung Banjir, Sungai Bengawan Solo Meluap Sejak Dini Hari

Banjir diakibatkan hujan sejak Rabu (3/2/2021) malam hingga dini hari tadi sehingga Bengawan Solo hingga anak-anak sungai lainnya meluap.

Editor: m nur huda
TribunSolo.com/Istimewa
Banjir akibat luapan Bengawan Solo masuk ke permukiman warga di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM , SOLO - Sejumlah kabupaten/kota di Solo Raya dikepung banjir, Kamis (4/2/2021) pagi.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, ada ratusan hingga ribuan rumah terendam banjir sejak dini hari hingga kini pukul 07.30 WIB masih terjadi.

Banjir diakibatkan hujan sejak Rabu (3/2/2021) malam hingga dini hari tadi sehingga Bengawan Solo hingga anak-anak sungai lainnya meluap.

Adapun wilayah yang diterjang banjir cukup parah hingga sekitar dua meter yakni Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Blusukan Risma di Jakarta Berlanjut, Kali Ini Datangi Permukiman Pemulung Cilincing

Sekjen PBB Pastikan Kudeta Militer Myanmar Akan Gagal, Bakal Galang Tekanan Global 

18 Terduga Teroris JAD Pagi Ini Dibawa dari Sulsel Ke Jakarta, Gunakan Pesawat Carter Khusus

Kapal Induk Inggris & Militer Jepang Bakal Gelar Latihan Perang di Samudra Pasifik

Kemudian ada kawasan Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon, Kota Solo.

Adapun di Kabupaten Klaten banjir melanda Kecamatan Karangdowo dan wilayah lain.

Sementara di Kabupaten Sukoharjo wilayah Kesongo, Kecamatan Mojolaban dan kawasan Becem, Kecamatan Grogol sudah dimasuki air luapan Bengawan Solo.

Koordinator Tagana Solo Yudha membenarkan, banjir rendam kawasan Beton, Kampung Sewu, Kecamatan Jebres.

Mereka saat ini sudah terjun ke lapangan untuk melakukan pemantauan.

"Iya banjir, kita juga pantau - pantau," kata dia kepada TribunSolo.com

Dikatakan, air naik di lokasi tersebut pukul 05.00 WIB itu sehingga siaga merah.

Namun, soal berapa rumah yang terendam, Yudha belum bisa membeberkan.

"Kalau berapa rumah yang terendam saya belum bisa sebutkan," papar dia.

Yudha menjelaskan, masih terus bergerak bersama rekan-rekannya untuk melakukan pemantauan banjir ini karena belum ada tanda-tanda surut.

"Tim gabungan dan relawan juga terus datang ikut membantu warga," akunya.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved