Breaking News:

Berita Karanganyar

Satlantas Polres Karanganyar Berencana Perbanyak Kamera Tilang Elektronik

Satlantas Polres Karanganyar berencana akan menambah kamera CCTV di beberapa ruas jalan.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Situasi lalu lintas di simpang empat Nglano Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Satlantas Polres Karanganyar berencana akan menambah kamera CCTV di beberapa ruas jalan dalam penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).  

KBO Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Anggoro menyampaikan, di wilayah Karanganyar sebelumnya sudah dipasang satu kamera CCTV di simpang empat Nglano Kecamatan Tasikmadu. Pemasangan tersebut sudah dilakukan pada Januari 2020. Setelah dua bulan dilakukan sosialisasi, penegakan mulai diterapkan pada Maret 2020. 

 "Sebelum ada program dari Kapolri, Karanganyar sudah punya ETLE di simpang empat Nglano Tasikmadu. Beberapa bulan terakhir tidak digunakan lagi. Kemarin itu per bulan rata-rata kirim 25 surat tilang," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (5/2/2021). 

Kepolisian bekerja sama dengan Pemda berencana menambah kamera CCTV untuk dipasang di beberapa ruas Jalan Lawu. Namun terkait titik mana saja yang akan dipasang masih menunggu arahan dari pimpinan. 

"Mana saja yang didahulukan, menunggu petunjuk pimpinan. Kita kerja sama dengan Pemda. Tambah 15 titik," ucapnya. 

Ipda Anggoro menjelaskan, pertimbangan penempatan kamera CCTV di simpang empat Nglano lantaran lokasi tersebut belum ada pos penjagaan. Hasil setelah diterapkan, selain warga Karanganyar, ada pula warga luar daerah yang terkena tilang lantaran berkendara tidak sesuai dengan ketentuan. Kamera CCTV tersebut terkoneksi dengan ruang pemantau yang ada di Kantor Satlantas Polres Karanganyar.

"Yang ditindak, tidak pakai helm dan sabuk. Rata-rata warga Karanganyar. Pernah ada Plat Nomor Sragen. Kita kerja sama dengan Kantor Pos untuk pengiriman surat tilang," terangnya. 

Dalam pengiriman surat tilang elektronik, kepolisian mendeteksi alamat rumah pemilik kendaraan menggunakan Nopol kendaraan. 

"Kita kirim surat tiga kali. Kalau masih nekat kita blokir. Nanti saat akan pajak kendaraan bisa koordinasi dengan Satlantas. Ketika mau pajak ternyata kedapatan melanggar (lalu lintas), bisa ke Satlantas dulu. Kita jelaskan pelanggarannya. Kemudian bayar ke BRI," jelasnya. 

Sementara itu, apabila ternyata kendaraan sudah berpindah kepemilikan atau dijual ke orang lain, kepolisian akan berkoordinasi dengan Samsat.

"Itu nanti sistem hukumnya sudah gugur karena sudah dijual. Nanti balik nama (surat kepemilikan dulu)," pungkas KBO Satlantas Polres Karanganyar. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved