Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Kisah Ajaib di Balik Tukang Rosok Pak Korlianto Selamat Dihantam KRL Solo-Jogja, Sempat Duduk di Rel

Insiden Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Jogja dengan tukang rosok dibenarkan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)

Editor: muslimah
TribunSolo.com/Istimewa
Detik-detik KRL Solo-Jogja menabrak sepeda onthel tetapi orangnya berhasil selamat di kawasan Transito, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (5/2/2021).Ā  

Kisah Ajaib di Balik Tukang Rosok Pak Korlianto Selamat Dihantam KRL Solo-Jogja, Sempat Duduk di Rel

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebuah keajaiban terjadi di rel kereta kawasan Underpass Transito, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (6/2/2021).

JS Korlianto (49), seorang pemulung, lolos dari maut saat sepedanya dihantam KRL Solo-Jogja.

Insiden Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Jogja dengan tukang rosok dibenarkan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Menurut Manajer External Relation Adli Hakim kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (5/2/2021) sekira pukul 15.40 WIB.

Tukang Rosok dan Sepedanya Tertabrak KRL Solo-Jogja Hingga Berguling-guling, Kereta Sempat Berhenti

Update Virus Corona Kota Semarang Sabtu 6 Februari 2021, Kelurahan Sendangmulyo Paling Banyak

Siapa Karlie Fu yang Baru Nikahi Ikke Nurjanah? Beda Usia 16 Tahun Simak Sosok dan Foto-fotonya

Presiden Jokowi Akan Berlakukan PPKM Skala Mikro Mulai 9 Februari, Begini Penerapannya

"Kami mendapat laporan kejadian tersebut pada pukul 15.40 WIB hari ini di KM 111+8 antara Purwosari - Gawok," katanya.

Kejadian itu tepatnya di kawasan Underpass Transito, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

B
Penampakan sepeda onthel pasca tertabrak KRL Solo-Jogja di kawasan Transito, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (5/2/2021). (TribunSolo.com/Ilham Oktafian)

Ditambahkan olehnya, jika tukang rosok yang diketahui bernama JS Korlianto itu selamat meski sepedanya mengalami kerusakan parah.

"Pengemudi sepeda tersebut selamat tanpa luka berat. KRL sempat terhenti sebentar di lokasi untuk proses evakuasi sepeda dan memastikan kondisi aman untuk melanjutkan perjalanan," paparnya.

Dirinya pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi rel tanpa palang pintu.

"Kami menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur KRL antara Yogyakarta - Solo untuk berhati-berhati, hindari melintas maupun beraktivitas di sepanjang jalur rel," ujarnya.

"Gunakan perlintasan yang telah tersedia, demi keselamatan pengguna jalan maupun para pengguna kereta," terangnya.

Lalu bagaimana bisa Korlianto lolos dari maut?

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, KRL yang melayani antar provinsi Jateng dengan DIY itu menabrak tukang rosok yang menyebarang di rel sekira pukul 16.30 WIB.

Warga di lokasi, Dewi (27) menjadi saksi detik-detik tukang rosok asal Jogja itu terlibat kecelakaan mengerikan.

Dewi mengatakan jika kecelakaan bermula saat tukang rosok tersebut berjalan menuntun sepeda dan menyeberang rel kereta tanpa paling pintu.

"Bapaknya menyebrang, terus sempat berhenti duduk diatas rel dengan sepedanya," katanya.

Tukang rosok tersebut rupanya tak menyadari jika ada KRL yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Bahkan dirinya tak mendengarkan klakson yang dibunyikan masinis.

Kecelakaan pun tak terhindarkan, hingga KRL menabrak sepeda hingga terbelah menjadi dua bagian.

"Pas posisi tertabrak bapaknya masih jongkok di dekat rel, mungkin hantaman kereta dan kena karung rongsokan bapaknya jadi terlempar," aku dia.

"Bapaknya sampai terguling guling," tegasnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas berbondong-bondong untuk mengevakuasi tukang rosok tersebut beserta sepeda onthelnya.

"Alhamdulillah bapaknya selamat, dan sepedanya sementara dititipkan," tandasnya.

Sensasi Naik KRL Solo-Jogja

Sebelumnya, warga berbondong-bondong mencoba perjalanan Solo-Jogja menggunakan KRL yang baru diuji coba per 1 Februari kemarin.

Para penumpang merasakan pengalaman berbeda ketika menjajal KRL pulang pergi hanya 1 rupiah saja.

Satu di antaranya, Ambang (22), penumpang asal Jember, Kabupaten Jawa Timur.

"Enak naik KRL, membantu masyarakat sekali. Ini calon pengganti Prameks, waktunya lebih cepat," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (1/2/2021).

"KRL bisa langsung berangkat setelah berhenti. Kalau Prameks itu ada jeda, ini bisa langsung ngebut. Acnya juga lebih dingin," tambahnya.

Demi merasakan pengalaman itu, Ambang rela menginap sehari sebelum uji coba publik KRL yang dimulai 1 Februari 2021. 

Ia menginap di sebuah hotel kawasan Malioboro Yogyakarta bersama satu saudaranya.

"Kemarin tiba dari Jember. Menginap di hotel kawasan Malioboro buat hari pertama uji coba publik KRL," ujarnya.

Ia bahkan sampai begadang demi tiket KRL. Tiket itu didapatkannya 2 menit pasca pendaftaran dibuka, tepatnya pukul 00.02 WIB.

Beruntung Ambang dan suadaranya bisa mendapatkan tiket pulang pergi KRL.

"Kemudian saya lihat lagi ternyata pukul 00.30 WIB sudah habis," katanya.

Baca juga: Ingin Naik Pertama Kalinya? Begini Cara Naik KRL Solo-Jogja yang Bakal Diuji Coba 1 Februari 2021

Ambang mengungkapkan selain demi pengalaman, itu juga dilakukannya untuk konten kanal Youtubenya, Ambang HL.

"Ini untuk konten Youtube," ungkapnya.

Berhenti di 11 Stasiun

Kereta rel listrik (KRL) rute Yogyakarta - solo pulang pergi membutuhkan waktu kurang lebih 75 menit.

Itu dihitung dari Stasiun Purwosari Solo sampai Stasiun Yogyakarta yang menjadi tujuan akhir KRL.

Waktu keberangkatannya pukul 15.35 WIB dan sampai pukul 16.50 WIB. 

Selama melaju di jalur Solo - Yogyakarta,  KRL berhenti di 11 stasiun. 

Diantaranya, Stasiun Solo Balapan, Purwosari, Gawok, Delanggu, Ceper, Klaten, Srowot, Brambanan, Maguwo, Lempuyangan, dan Yogyakarta.

Di setiap stasiun, KRL berhenti selama 1 menit.

Waktu tersebut untuk mengangkut maupun menurunkan penumpang di stasiun.

Saat berhenti, pintu kanan dari arah kedatangan kereta dominan dibuka.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Multi Trip untuk Naik KRL Solo-Yogyakarta, Lengkap dengan Cara Mengisi Saldonya

Selama perjalanan, penumpang beberapa kali disuguhkan pemandangan hamparan sawah. 

Terlebih saat melewati Kabupaten Klaten dan Sleman. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Ajaib, Korlianto Selamat Saat Sepeda Dihantam KRL Solo-Jogja, Ternyata ini yang Buat Lolos dari Maut

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved