Breaking News:

Berita Kudus

Pedagang Pasar Kliwon Kudus Pilih Tak Berjualan meski Diperbolehkan, Khawatir Tak Ada Pembeli

"Tidak ada pedagang berjualan karena khawatir tidak ada yang beli," ujar dia, di Pasar Kliwon, Sabtu (6/2/2021).

Penulis: raka f pujangga | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Pasar Kliwon yang ditutup mengikuti Gerakan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tidak ada pedagang yang berjualan di pasar tradisional Kudus pada hari pertama pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja‎,  Sabtu (6/2/2021).

‎Seluruh pedagang mematuhi surat edaran (SE) sehingga menutup seluruh kios yang ada di pasar tradisional.

Meskipun, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, sudah memberikan kesempatan bagi pedagang berjualan jika dalam kondisi mendesak.

Pondok Pesantren Al Iksan Meledak, Hampir Seluruh Bangunan Rusak, Santri Diungsikan

Biodata Karlie Fu Suami Ikke Nurjanah: Pekerjaan dan Perjalanan Cinta Mereka, Beda Usia Gak 16 Tahun

Profil dan Biodata Adi Sastro Pacar Asli Glenca Chysara, Main Bareng di Sinetron Ikatan Cinta

Ivan Gunawan Ungkap Kondisi Ayu Ting Ting Setelah Batal Menikah dengan Aditya Jayusman

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti menjelaskan, tidak ada pedagang berjualan di pasar tradisional meskipun sudah dibolehkan.

Pasalnya, banyak pedagang yang khawatir tidak ada pembeli datang karena sudah mengetahui penutupan pasar tradisional tersebut.

"Tidak ada pedagang berjualan karena khawatir tidak ada yang beli," ujar dia, di Pasar Kliwon, Sabtu (6/2/2021).

Ditambah lagi, Kabupaten Kudus diguyur hujan deras sehingga pedagang tidak ada yang berjualan. 

Padahal, dia mempersilakan pedagang untuk berjualan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Kalau ada yang mau berjualan saya persilahkan. Penjaga stanby dan akan dibukakan," ujar dia.

Keadaan kios yang sepi juga terjadi di Pasar Bitingan, tidak ada satupun pedagang yang berjualan.

Kabid Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Albertus Harys Yunanta, ikut mendampingi berkeliling pasar tradisional untuk memastikan suasana aman. 

Petugas pasar menjadikan kesempatan tersebut dengan menyemprotkan desinfektan agar pasar tetap steril.

"Ada lima petugas yang melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di pasar," ujar dia.

‎Diprediksikan, sejumlah pedagang sudah mulai berjualan karena telah dipersilakan pada hari Minggu (7/2/2021) besok. (raf)

7 Potret Suasana Kota Tegal di Hari Pertama Jateng di Rumah Saja

Stasiun Tawang Terendam Banjir Semarang, PT KAI Minta Maaf 

Batal Nikah, Ibunda Bilqis Ngaku Tidak Sedih, Pihak WO: Ayu Ting Ting Nangis Saat Bertemu Kami

Hari Pertama Jateng di Rumah Saja, Warga Plesetkan PSBB Jadi Pembatasan Semarang Banjir Besar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved