Breaking News:

Berita Temanggung

52 Nakes di Temanggung Alami Kipi Pasca Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama, Tiga Dirawat di RS

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Temanggung sudah memasuki tahap penyuntikan dosis kedua.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Sekretaris Dinkes Temanggung, Khabib Mualim 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Temanggung sudah memasuki tahap penyuntikan dosis kedua. Dari jumlah 2.180 tenaga kesehatan dan pendukungnya yang sudah disuntik vaksin dosis pertama, menimbulkan 52 kejadian ikutan pasca imunisasi (Kipi).

Tiga orang di antaranya sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sedangkan sisanya mengalami gejala Kipi ringan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Temanggung, Khabib Mualim mengatakan, 3 orang yang mengalami gejala Kipi berat sudah dilakukan tindakan medis yang terukur. Ketiga nakes tersebut kembali sehat setelah menjalani perawatan semalam di rumah sakit. 

"Sekarang sudah sehat, saat kejadian langsung ditangani tim medis. Sudah pulang, nginap satu malam di rumah sakit," terangnya, Rabu (10/2/2021).

Kata Khabib, tiga orang yang mengalami Kipi berat dikarenakan beberapa faktor. Di antaranya, yang bersangkutan belum sarapan saat dilakukan vaksinasi, dan yang lainnya mengalami Infeksi Saluran Pernapasan (Ispa) sebelum dilakukan vaksin. Sedangkan Kipi ringan menimbulkan gejala pusing, ngantuk dan nyeri-nyeri.

"Kipi timbulnya bervariasi, ada yang respon cepat, ada yang lambat. Dibutuhkan kejujuran orang sebelum dilakukan vaksinasi. Tensi tinggi tidak boleh, batuk pilek pun tidak boleh," ujarnya.

Kini, vaksinasi Covid-19 di Temanggung dalam tahap penyuntikan dosis kedua. Dengan sasaran, 2.780 orang termasuk 604 sasaran yang ditunda pada vaksinasi termin pertama. 

Pemberian dosis vaksin kedua ditarget selesai dalam 1 pekan. Pemkab Temanggung memberikan fasilitas pelayanan vaksinasi di 32 fasilitas kesehatan. Meliputi, 26 puskesmas, 4 rumah sakit, dan 2 klinik. 

Khabib berharap, pemberian dosis kedua hingga tahapan vaksinasi selanjutnya bisa berjalan lancar tanpa ada kendala yang serius.

"Total vaksin untuk tahap pertama 4.500 vial. Dipakai untuk dosis pertama 2.180 vial, rusak 8 vial. Jumlah vaksin tersisa 2.312 vial untuk dosis kedua. Kalau sisa bisa digunakan untuk tahap kedua nanti," ujarnya. (*)
 

--

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved