Breaking News:

Penanganan Corona

Menkes: Diperlukan Kemampuan Intelijen TNI dan Polri dalam Perang Lawan Covid-19

Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, diperlukan operasi yang memiliki strategi khusus dan kemampuan intelijen dari personel TNI maupun kepolisian.

Kompas.com/Istimewa
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.(DOK BNPB) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Memerangi Covid-19 harus diawali dengan tujuan yang jelas.

Perang tersebut perlu kerja sama semua pihak, termasuk TNI- Polri.

Menteri Kesehatan ( Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan hal tersebut.

Ganjar Heran Lihat Dapur Umum Banjir Demak: Mesti Kalau Bencana Itu Kok Mie Instan Ya?

Bupati Intan Jaya Papua Sebut KKB Siap Mengeksekusinya Jika Tidak Menuruti Keinginan Mereka

Kecelakaan Maut Bus Mira Tabrak Truk Ayam, Sopir Truk Tewas, 22 Penumpang Terluka

Pabrik PT Indofood Terbakar, Satu Gedung Produksi Kemasan Mi Instan Ludes 

"Pandemi Covid-19 adalah perang menghadapi virus SARSCov-2.

Itu sebabnya kami di sini bekerja sama dengan panglima TNI dan kapolri untuk mengatasi perang ini," ujar Budi usai menghadiri apel gelar kesiapan tenaga vaksinator dan tracer Covid-19 di Mabes TNI, Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (9/2/2021).

"Perang ini harus dimulai dengan tujuan yang jelas.

Tujuannya adalah mengurangi laju penyebaran virus," kata Budi.

Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, kata Budi, diperlukan operasi yang memiliki strategi khusus dan kemampuan intelijen dari personel TNI maupun kepolisian.

"Strateginya kita harus memiliki kemampuan intelijen yang kuat untuk melakukan identifikasi di mana dan siapa musuhnya dengan melakukan program testing dan tracing.

Intelnya TNI dulu pakai pengamatan fisik dan menyadap handphone, sekarang pakai alat test kit," ucap dia.

Halaman
12
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved