Breaking News:

Berita Jateng

Ganjar Larang PNS Jateng Masuk FPI dan Organisasi Terlarang Lain: Ngeyel? Mesti Tak Copot!

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melarang PNS bergabung ke FPI dan organisasi terlarang lainnya, bila ngotot sanksinya pencopotan.

Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melantik 840 pejabat fungsional Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (11/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melarang semua aparatur sipil negara atau PNS di lingkungan Pemprov Jateng terafiliasi dengan organisasi-organisasi terlarang.

Jika ada yang melanggar, maka dirinya dengan tegas akan melakukan pencopotan.

Hal itu ditegaskan Ganjar saat melantik 840 pejabat fungsional Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (11/2/2021), sesuai rilis yang diterima tribunjateng.com

Kepada mereka yang dilantik dan seluruh PNS, Ganjar mewanti-wanti tentang kesetiaannya pada idiologi pancasila dan larangan terafiliasi dengan organisasi terlarang.

"Saya ingatkan kepada seluruh PNS khususnya yang hari ini dilantik, bahwa bapak ibu sudah menandatangani pakta integritas.

Diantaranya setia dan taat pada NKRI, Pancasila dan UUD 1945, dan tidak boleh bergabung/terafiliasi dengan organisasi-organisasi terlarang.

Kalau masih ada, silahkan angkat tangan sejak sekarang," kata Ganjar usai melantik para pejabat fungsional itu.

Ganjar menjelaskan, larangan PNS berafiliasi dengan organisasi terlarang sudah jelas.

Dan organisasi-organisasi apa yang terlarang oleh negara, juga sudah dijelaskan.

"Organisasi yang terlarang kan sekarang sudah jelas, apakah itu Partai Komunis Indonesia (PKI), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) atau Front Pembela Islam (FPI).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved