Breaking News:

Berita Pemalang

Berkunjung ke Penggarit Orchids Pemalang, Tempat Wisata Baru Berisi 40 Ribu Tanaman Anggrek 

Puluhan ribu tanaman anggrek tertata rapi di green house yang terletak di Desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Puluhan ribu tanaman anggrek tertata rapi di green house yang terletak di Desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang

Green house tersebut juga menjadi obyek wisata dengan nama Penggarit Orchids, yang berisi dengan luas mencapai 3.500 meter persegi. 

Berbagai jenis anggrek nan cantik bungannya ada di Penggarit Orchids, seperti Dendrobium, Vanda, Cattleya dan anggrek bulan dan varian lainya. 

Bahkan menurut Hesti, pemilik Penggarit Orchids, total terdapat 40 ribu tanaman anggrek yang bisa dibeli oleh pengunjung.

Penampakan Anggrek Paling Langka di Dunia yang Ditemukan Tak Sengaja, Lokasinya Dirahasiakan

KRAKK! Jembatan Desa Suru Pemalang Rusak, Tak Mampu Tahan Ganasnya Sungai Cendana

Ia menuturkan, selain  jenis Dendrobium, Vanda, Cattleya dan anggrek bulan, ada pula kuku macan, ekor tupai, dan anggrek tebu. 

"Namun paling diburu pengunjung anggrek jenis anggrek bulan dan Dendrobium, dua anggrek tersebut jadi favorit wisatawan yang berkunjung ke sini," jelasnya, Jumat (12/2/2021).

Dilanjutkannya, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 200 ribu tergantung jenisnya. 

"Karena harga yang kami tawarkan terjangkau, banyak yang membeli dengan partai besar, dan rata-rata dari luar kota, baik Semarang, sampai luar Jawa," paparnya. 

Hesti menuturkan, selain jadi tempat wisata baru di Kabupaten Pemalang, dan tempat untuk membeli anggrek, Penggarit Orchids juga jadi tempat belajar budidaya anggrek. 

"Kami juga tak segan berbagi ilmu, dan banyak yang sharing mengenai budidaya anggrek maupun cara merawat anggrek. Kami terbuka dan selalu menerima para pengunjung yang ingin bertukar pengetahuan," jelas Hesti. 

Dikatakannya, dalam sebulan 5 ribu anggrek berbagai jenis dibeli oleh pengunjung yang datang ke tempatnya. 

"Rata-rata sampai 5 ribu yang keluar dari sini setiap bulannya. Mungkin karena Penggarit Orchids satu-satunya tempat budidaya anggrek di Pemalang," imbuhnya. 

Ditambahkannya, hingga kini Penggarit Orchids sudah berusia hampir 17 tahun, karena berdiri dari 2004.

"Kalau taman anggrek di sini sudah ada sejak 2004, dan terus berkembang sampai sekarang," tambahnya. (bud) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved