Breaking News:

Berita Jateng

13 Perguruan Tinggi di Jateng Akan Ditutup LLDikti, Bagaimana Nasib Mahasiswa dan Dosen?

Dikabarkan ada 13 perguruan tinggi di Jawa Tengah akan ditutup pada tahun 2021. Inilah penyebabnya.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/M Zainal Arifin
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Muhammad Zainuri (kiri), bersama Sekretaris LLDikti Wilayah VI, Lukman, saat jumpa pers di kantor LLDikti Wilayah VI. 

Ada tiga hal yang menjadi standar yang harus dipenuhi.

Yaitu legalitas kelembagaan, sarpras yang meliputi lahan dan bangunan, dan sumber daya manusia.

Terkait sarpras, perguruan tinggi diperbolehkan menyewa jika belum memiliki lahan dan gedung perkuliahan sendiri.

Namun, sewa tersebut diharuskan minimal 10 tahun.

Sedangkan untuk SDM, tiap Prodi diharuskan memiliki minimal lima dosen.

"Jika standar minimal itu tidak terpenuhi, maka tidak terakreditasi.

Jika demikian, mau tidak mau harus ditutup daripada mengorbankan masa depan mahasiswa," jelasnya.

Pengawasan yang ketat terhadap operasional perguruan tinggi khususnya swasta, sebagai bentuk penegakkan standar nasional perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Dengan begitu, maka perguruan tinggi yang tetap berdiri nantinya merupakan perguruan tinggi yang berkualitas.

"Target kami bukan banyaknya perguruan tinggi yang berdiri tapi banyaknya perguruan tinggi yang sehat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved